nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Swedia Tawarkan Teknologi Hemat Energi

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 10 April 2019 16:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 10 320 2041636 swedia-tawarkan-teknologi-hemat-energi-btkVqcPdyf.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Swedish Energy Agency melakukan pertemuan secara business to business pada hari ini. Pertemuan ini sendiri membahas mengenai investasi sektor energi terbarukan.

Dalam pertemuan ini, Swedish Energy Agency memboyong tujuh perusahaan yang bergerak di bidang konservasi energi untuk bertemu dengan pengusaha-pengusaha Indonesia. Perusahaan tersebut menghadirkan teknologi yang diyakini membantu perusahaan di Indonesia dalam menghemat energi.

Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Surya Darma mengatakan, salah satu teknologi yang ditawarkan adalah penghematan listrik pada air conditioner (AC). Teknologi ini memiliki stabilitas penyaluran energi dan ventilasi udara yang optimal.

"Karena itu semua kesempatan yang ingin kita gunakan dalam rangka merealisasikan itu salah satu di antaranya itu dengan kerja sama kerja sama dengan Swedia itu termasuk di bidang teknologi alih teknologi capacity building ada smart green dan sebagainya energi terbarukan lainnya," ujarnya saat ditemui di Kantor Apindo, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

 Baca Juga: Perjalanan Swedia Jadi Negara Sukses Kembangkan Energi Terbarukan

Indonesia dan Swedia memiliki kesamaan dalam upaya mendorong peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Oleh karena itu menurut Surya, kerjasama ini sangat penting bagi keduanya.

"Mereka kan fokus energi terbarukan, nah energi efisiensi apa yang mereka punyai mereka bagikan karena itu kita undang juga anggota-anggota kita dan berbagai asosiasi untuk bisa ikut saling kerjasama itu karena kita sebut strategi partnership," katanya.

Sebenarnya lanjut Surya kerjasama Indonesia dengan Swedia telah dilakukan sejak 2013 lewat Business Accelerator Program Indonesia (BAPI). Sejak 2015, BAPI telah menjadi wadah bagi kedua negata untuk mengembangkan peluang bisnis di bidang energi terbarukan dan konservasi energi.

"Ini kan sudah mulai sejak 2013, kemudian dilanjutkan pada 2015 dengan ISPC. Kita tahu bahwa Swedia itu memiliki kelebihan-kelebihan di sektor energi khsuusnya di sektor EBT," ucapnya.

Sementara itu, Senior Program Manager Swedish Energy Agency Paul Westin mengatakan Swedia telah memulai lebih awal mengenai pemanfaatan energi terbarukan.

 Baca Juga: Indonesia-Swedia Kerja Sama Kembangkan Energi Terbarukan

Pada 1960, Swedia memahami masifnya pengurangan sumber daya alam akan menjadi konfrontasi. Selama krisis minyak pada 1970-1980, usaha besar telah dilakukan untuk mencari sumber energi baru, cara baru menyekat perumahan, dan mengembangkan sistem penyimpanan energi secara otomatis.

"Pada awal tahun 1960-an, Swedia mengakui bahwa hilangnya sumber daya alam yang cepat harus dihadapi," ucapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini