nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pefindo Turunkan Peringkat Modernland Realty Jadi Negatif

Jum'at 12 April 2019 14:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 12 278 2042531 pefindo-turunkan-peringkat-modernland-realty-jadi-negatif-X4LKPgF481.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Dibalik ekspansi bisnis PT Modernland Realty Tbk (MDLN), justru sebaliknya PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) merevisi peringkat PT Modernland Realty Tbk dari stabil menjadi negatif.

Dilansir dari Harian Neraca, Jumat (12/4/2019), Pefindo menjelaskan, prospek untuk peringkat Modernland direvisi menjadi negatif dari stabil, untuk mengantisipasi pelemahan pada rasio struktur permodalan dan perlindungan arus kas yang disebabkan oleh pengakuan pendapatan dan marketing sales yang lebih rendah di tengah tingkat utang yang tinggi.

Pefindo juga juga menaruh perhatian besar pada tingginya porsi utang MDLN dalam mata uang asing yang akan memberikan tekanan terhadap profil keuangan perusahaan. Di sisi lain, Pefindo mempertahankan peringkat idA- untuk Modernland Realty (MDLN) dan obligasi berkelanjutan I/2015 seri B. Pefindo menilai, obligor dengan peringkat idA memiliki kemampuan yang kuat dibanding obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya.

Baca Juga: Terbitkan Surat Utang Rp2,1 Triliun, Modernland Realty Tawarkan Kupon 10,75%

Walaupun demikian, kemampuan obligor mungkin akan terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi dibandingkan obligor dengan peringkat lebih tinggi. Tanda negatif, (-) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan.

Peringkat tersebut mencerminkan cadangan lahan MDLN yang besar, kualitas aset yang baik, dan marjin profitabilitas yang baik. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh struktur permodalan yang agresif dan proteksi arus kas perusahaan yang lemah, konsentrasi proyek dan kurangnya recurring income, serta adanya risiko dari pengembangan proyek baru di lokasi baru.

ihsg

Pefindo menyatakan, peringkat tersebut dapat diturunkan apabila MDLN menambah jumlah utang serta tidak dapat mencapai target pendapatan dan EBITDA, yang akan memicu pemburukan profil keuangan. Prospek atas peringkat MDLN dapat direvisi menjadi stabil apabila mencapai target marketing sales, pendapatan, serta EBITDA. Hal ini juga harus disertai dengan perbaikan struktur modal dan perlindungan arus kas perusahaan secara berkelanjutan.

Kegiatan MDLN meliputi pengembangan properti residential, kawasan industrial, dan eksposur kecil ke segmen perhotelan dan komersial. Proyek-proyek utama MDLN terletak di Cakung, Serang, dan Tangerang. Pada Desember 2018, pemegang saham MDLN adalah Woodside Global Venture Inc (13,40%), AA Land Pte Ltd(9,58%), PT Panin Sekuritas Tbk (9,51%), PT Honoris Corpindo Pratama (5,41%) dan publik (62,10%).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini