nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Rini: Holding BUMN Penerbangan Akan Dibicarakan dengan Presiden

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 16 April 2019 13:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 16 320 2044168 menteri-rini-holding-bumn-penerbangan-akan-dibicarakan-dengan-presiden-F0z1TDo05N.jpg Foto: Menteri BUMN Rini Soemarno (Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno kembali menjelaskan progres terkini pembentukan holding BUMN Penerbangan.

Ada empat perusahaan yang tergabung dalam Holding BUMN penerbangan. Garuda Indonesia, PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II dan PT Survei Udara Penas (Persero). 

Menurut Rini, saat ini pihaknya masih melakukan kajian internal dengan perusahaan BUMN. Tujuannya untuk mengetahui dampak positif dan negatifnya pembentukan holding BUMN Penerbangan ini.

"Itu masih dibicarakan positif negatifnya," ujarnya saat ditemui di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Baca Juga: Bentuk Holding Penerbangan, Menteri Rini Contek Kesuksesan Emirates

Menurut Rini, pembahasan mengenai pembentukan holding BUMN Penerbangan memakan waktu yang cukup lama. Artinya, jika benar sudah siap maka hasilnya akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

"Jadi makan waktu, jadi tenang-tenang saja. Belum nanti dibicarakan dengan Presiden," ujarnya.

Baca Juga: Serikat Pekerja Resah Holding Penerbangan, Ini Kata Bos AP II

Selain ingin membentuk BUMN Penerbangan, ada beberapa holding lagi yang akan dibentuk. Seperti pembentukan Holding Perbankan, asuransi dan konstruksi serta perumahan.

Khusus BUMN Konstruksi dan Perumahan, saat ini tinggal menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah dan dilanjutkan dengan penerbitan inbreng. Sebab beberapa waktu lalu, perusahaan BUMN yang ada di dalam holding tersebut sudah setuju untuk membentuk gabungan perusahaan BUMN perumahan dan konstruksi.

"Itu banyak bukan hanya holding penerbangan, ada holding konstruksi, kita sedang proses perbankan, asuransi semuanya masih dilihat. Jadi kita buat draft PP-nya," jelasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini