nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saham Saratoga Turun, Imbas Hitung Cepat Pilpres 2019?

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 18 April 2019 14:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 18 278 2045163 saham-saratoga-turun-imbas-hitung-cepat-pilpres-2019-Te8rUPtttv.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk merosot pada perdagangan hari ini, Kamis (18/4/2019). Saham emiten berkode SRTG tersebut anjlok usai pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno merupakan salah satu pendiri Saratoga. Dirinya memegang 22,33% porsi saham, kemudian sisanya dipegang Edwin Soeryadaya sebesar 31,04%, Unitras Pertama 31,68%, dan pemegang saham lainnya 14,93%.

Baca Juga: Saratoga Kantongi Dividen Rp900 Miliar

Pergerakkan saham perusahaan Sandiaga Uno turun setelah mayoritas lembaga survei menunjukkan kemenangan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Dalam pantauan Okezone, dari 4 lembaga survei hingga pukul 13.30 WIB pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dengan suara sekitar 53%-55%, sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga sekitar 44%-46%.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menyatakan, hasil hitung cepat (quickcount) lembaga survei menjadi sentimen utama yang mempengaruhi anjloknya saham Saratoga. Siklus ini pernah terjadi sebelumnya, saat Sandiaga masuk dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2017, bedanya pada masa itu dirinya menang sehingga saham perusahaannya pun melonjak.

"Sentimen seperti ini sangat kuat. Kali ini di Pilpres 2019 Sandiaga kalah, maka menjadi sentimennya negatif bagi saham-saham yang berkaitan dengannya," jelas dia kepada Okezone, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

ihsg

Dalam pantauan Okezone, pada pukul 11.09 WIB saham SRTG turun tajam sebesar 210 poin atau 5,47% ke posisi Rp3.630. Kemudian hingga pukul 13.05 WIB saham Saratoga tetap menurun meski lebih tipis yakni 150 poin atau 3,91% ke posisi Rp3.690.

Menurut Wiliam, kondisi ini akan berlangsung sementara sebab investor masih akan menanti hasil penghitungan resmi oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019. Namun, jika hasil penghitungan oleh KPU tetap memenangan petahan maka penurunan harga saham perusahaan Sandiaga akan berlangsung cukup lama.

"Karena bisa saja hasilnya beda dengan quick count, tapi kalau sama alias 02 tetap kalah maka efeknya bisa agak lama," kata dia.

(kmj)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini