nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rumah Sakit Awal Bros Berencana IPO

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 18 Juli 2019 15:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 18 278 2080578 rumah-sakit-awal-bros-berencana-ipo-aSBMNrh5nW.jpeg Foto: Bincang Santai dengan Direksi Saratoga Investama Daya (Dani/Okezone)

JAKARTA - Salah satu portolofio bisnis PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), yakni PT Famon Awal Bros Sedaya (FABS) berencana meramaikan pasar modal Indonesia dengan melakukan Initial Public Offering (IPO).

FABS merupakan perusahaan induk dari beberapa perusahaan yang mengelola rumah sakit Awal Bros. Saat ini Awal Bros Hospital Group mengoperasikan tujuh rumah sakit yang berlokasi strategis di berbagai kota di seluruh Indonesia.

"Ada rencana IPO Awal Bros," kata Direktur Investasi Saratoga Investama Daya Devin Wirawan saat berbincang dengan media di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

 Baca Juga: Saratoga Tebar Dividen Rp298,4 Miliar, Setara Rp110/Saham

Namun, Devin enggan menjelaskan lebih rinci kapan IPO Awal Bros ini melakukan IPO dan mengejar dana berapa di pasar modal.

"Tujuan IPO itu harus jelas, biasanya IPO kan untuk cari modal tapi untuk sekarang modal kami masih besar," katanya.

 Baca Juga: Beli Saham Famon Awal Bros, Saratoga Rambah Bisnis Rumah Sakit

Devin menambahkan, untuk Awal Bros sendiri merupakan rumah sakit yang menerima seluruh pasien, tidak hanya kelas menengah saja.  

RS Awal Bros yang telah memiliki akreditasi Joint Commission International, mengutamakan mutu dan keselamatan pasien. RS Awal Bros adalah RS yang menjunjung nilai keberagaman dan menerima pasien dari berbagai kalangan baik pasien umum, perusahaan, asuransi, termasuk jaminan kesehatan nasional.

"Kami selalu siap untuk melayani semua pasien kami secara profesional. Untuk bulan Agustus ini kita akan buka rumah sakit baru di Bekasi Utara," katanya.

Di sisi lain, lanjut Devin, Saratoga masih akan fokus pada pengembangan bisnis di tiga sektor. Sektor pertama Sumber Daya Alam (SDA), kemudian infrastruktur dan ketiga consumer goods dan jasa.

"Kami confidence bisnis consumer di masa depan. Makanya kami mengembangkan produk baru suplemen. Selama ini kita sudah ada Antangin dengan market share 33%," ujarnya.

Portofolio bisnis Saratoga di bidang ini yakni PT Deltomed Laboratories. Perusahaan ini bergerak di obat herbal dengan 41 tahun pengalaman dalam memproduksi dan menjual obat herbal, seperti Antangin dan OB Herbal.

"Dari tiga usaha, fokus dan target kami di industri jasa dan konsumer. Mengembangkan potensi ekspor dan produk baru. Dan untuk IPO, Deltomed belum. Kita ingin kalau sudah besar, anak usaha kita IPO. Size mereka masih kecil," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini