nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BTN Raup Laba Bersih Rp723 Miliar di Kuartal I-2019, Naik 5%

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 23 April 2019 14:49 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 23 278 2046994 btn-raup-laba-bersih-rp723-miliar-di-kuartal-i-2019-naik-5-Fx1oZbaFR7.jpg Foto: Giri Hartomo

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) meraup laba bersih sepanjang kuartal I-2019 sebesar Rp723 miliar. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 5,67% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, laba bersih sendiri ditopang pendapatan bunga. Di mana pendapatan bunga sendiri pada tahun ini mencapai Rp6,42 triliun naik 21,69% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp5,27 triliun.

"Ini sesuai dengan target yang kita susun per triwulan dalam satu tahun," ujarnya dalam acara konferensi pers di Menara BTN, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

 Baca Juga: Kejar Target Rp7 Triliun, Bank BTN Bidik KPR bagi Milenial

Memang menurut Maryono, jika dibandingkan tahun lalu, pertumbuhan laba bersih relatif melambat dibandingkan tahun lalu. Pada tahun lalu sendiri laba bersih BTN tumbuh 15,13%.

"Jadi laba triwulan tahun ini lebih rendah dari pada tahun lalu. Terutama diakibatkan net interest income yang tertekan net interest tertekan karena NIM tertekan, NIM tertekan karena cost of fund kita naik dari pada pendapatan bunga," katanya.

Sementara itu, selama kuartal I-2019 ini mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp242,13 triliun pada triwulan pertama 2019. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 19,57% dibandingkan penyaluran kredit pada periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) yang hanya sebesar Rp202,5 triliun.

Menurut Maryono, angka ini penyaluran kredit ini masih berada di atas rata-rata industri perbankan. Yang mana pada kuartal I-2019, rata-rata penyaluran kredit perbankan nasional hanya naik sekitar 12% yoy data per Februari 2019.

"Kita mengawali triwulan I-2019 telah memberikan realisasi penyaluran kredit tumbuh 19,57% yoy," ucapnya.

 Baca Juga: BTN Syariah Bidik Pembiayaan Rp25 Triliun pada 2019

Pertumbuhan kredit BTN mendorong kenaikan aset perseroan sebesar 16,47% yoy dari Rp258,73 triliun pada triwulan I-2018 menjadi Rp 301,34 triliun. Sementara untuk dana pihak ketiga atau DPK yang diraih BTN pada triwulan pertama ini tercatat Rp 215,82 triliun atau naik 10,98% yoy dari Rp 194,48 triliun di periode yang sama tahun lalu.

"Kami akan terus fokus menghimpun dana masyarakat untuk menopang ekspansi kredit. Penghimpunan dana tersebut juga difokuskan pada peningkatan berbagai produk tabungan dengan cost of fund yang rendah," katanya.

 

Penyaluran Kredit BTN Rp242,13 Triliun

Bank BTN mencatatkan kinerja yang positif pada kuartal I-2019 ini. Hal tersebut tergambar dari penyaluran kredit yang mengalami peningkatan selama tiga bulan pertama di tahun 2019 ini.

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, selama kuartal 1- 2019 ini mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp242,13 triliun pada triwulan pertama 2019. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 19,57% dibandingkan penyaluran kredit pada periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) yang hanya sebesar Rp202,5 triliun.

Menurut Maryono, angka ini penyaluran kredit ini masih berada di atas rata-rata industri perbankan. Yang mana pada kuartal I-2019, rata-rata penyaluran kredit perbankan nasional hanya naik sekitar 12% yoy data per Februari 2019.

"Kita mengawali triwulan I-2019 telah memberikan realisasi penyaluran kredit tumbuh 19,57% yoy," ujarnya.

Menurut Maryono, pertumbuhan kredit diawal tahun ini didorong oleh lini penyaluran kini sektor perumahan dan non perumahan. Untuk penyaluran kredit di sektor perumahan mencapai Rp219,72 triliun atau tumbuh 19,11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp184,46 triliun.

Menurut Maryono, permintaan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi memang masih menjadi pendorong kuat kenaikan total kredit di segmen perumahan ini. Berdasarkan catatan keuangan Bank BTN, KPR subsidi ini mencapai Rp101,99 triliun triliun atau naik 28,87% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy) yang hanya Rp79,14 triliun.

Sementara itu, untuk untuk penyaluran KPR non subsidi hanya meraup sekitar Rp79,83 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 14,37% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy).

Sedangkan untuk penyaluran kredit konstruksi Bank BTN berhasil memberikan pinjaman sebesar Ro29,45 triliun atau tumbuh sekitar 8,96% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy).

Sedangkan disektor non-perumahan Bank BTN mencatatkan pertumbuhan sebesar 24,24% yoy. Kenaikan tersebut ditopang laju positif penyaluran kredit di segmen kredit konsumer dan kredit komersial yang naik masing-masing sebesar 25,53% yoy menjadi Rp4,97 triliun dan 23,88% yoy menjadi Rp17,43 triliun per triwulan I-2019.

Sementara itu, meskipun mencatatkan penyaluran kredit yang positif, namun Bank BTN berhasil menjaga Non Performing Kian (NPL) alias kredit bermasalah berada di level 2%. Posisi tersebut jauh dibawah ambang batas atas NPL yang ditetapkan regulator yakni sebesar 5%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini