nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tim Pengendali Inflasi Akan Bahas Mahalnya Harga Tiket Pesawat

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 08:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 24 320 2047285 tim-pengendali-inflasi-akan-bahas-mahalnya-harga-tiket-pesawat-a21EDPUjGb.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Masih mahalnya tiket pesawat membuat Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) Bank Indonesia akan merapatkan barisan dengan mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) rutin dalam menghadapi bulan Ramadan dan Lebaran. Rapat koordinasi ini nantinya akan dipimpin oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, permasalahan tiket pesawat ini memang menjadi salah satu pembahasan dalam rapat koordinasi ini. Apalagi menurutnya, kenaikan tiket pesawat ini memang selalu terjadi utamanya ketika akan memasuki Lebaran.

"Biasanya dalam rapat koordinasi akan dibahas bagaimana langkah antisipasinya, termasuk di Kemenhub ada pengaturan-pengaturan," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, (23/4/2019) malam.

 Baca Juga: Sebelum Lebaran, Menhub Panggil Garuda Cs Bahas Mahalnya Tiket Pesawat

Perry juga menghimbau kepada masyrakat untuk membeli tiket mudik sejak jauh-jauh hari. Ini untuk menghindari lonjakan harga yang terlalu tinggi saat mudik leabran nanti.

"Kita juga mengimbau kepada masyarakat kalau pesen tiketnya jauh-jauh hari," ucapnya.

Terlepas dari masalah tiket angkutan udara, Perry menegaskan pengendalian inflasi sejauh ini cukup baik. Sebab meskipun mengalami kenaikan, namun bisa diimbangi dengan terkendalinya inflasi bahan pangan.

 Baca Juga: Menhub Minta Garuda Cs Tak Bikin Pusing Tetapkan Harga Tiket Pesawat

Dia menegaskan, ketersediaan dan pasokan barang dan bahan pangan sudah sangat terjaga sejak tahun lalu. Ini menjadi alasan yang mendorong harga bahan pangan tetap rendah dan terkendali.

"Bahkan beberapa masih mengalami deflasi dan perlu disadari komponen harga pangan sekitar 20%," ucapnya.

Perry juga menyebut jika inflasi akan mencapai di bawah 3,5% pada tahun ini. Pada minggu ketiga, Survei Pemantauan Harga (SPH) dari Bank Indonesia (BI) menunjukkan inflasi bulan April mencapai 0,31% (mtm) dan laju inflasi tahunannya sebesar 2,7%.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini