nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhub Minta Pilot Garuda Jangan Mogok

Minggu 28 April 2019 13:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 28 320 2049005 menhub-minta-pilot-garuda-jangan-mogok-kH4iiXwmU1.jpg Foto: Pesawat Garuda Indonesia (Okezone)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan menyurati maskapai Garuda Indonesia terkait kabar pilot dan pramugarinya, yang akan mogok disebabkan kontroversi hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perusahaan penerbangan tersebut.

"Saya sudah berkomunikasi. Hari Senin (29/4/2019), saya akan kirim surat ke mereka," kata Menhub saat ditemui usai peluncuran Gerakan Indonesia Bersih di kawasan bebas kendaraan (CFD) Jakarta, seperti dikutip dari Antaranews, Minggu (28/4/2019).

Budi Karya meminta para pilot dan pramugari menahan diri dari aksi mogok tersebut agar tidak mengganggu operasional penerbangan. "Saya minta mereka menahan diri, termasuk ke Serikat Pekerja Garuda," kata dia.

Baca Juga: Keuangan Garuda Indonesia Diklaim Membaik 5 Tahun Terakhir

Sebelumnya, beredar surat yang berisi rencana aksi mogok Sekitar Pekerja Garuda (Sekarga) dan Asosiasi Pilot Garuda (APG), namun dibantah Presiden APG Capt Bintang Hardiono. Dia mengatakan bahwa surat itu hanya hoaks, namun pihaknya tetap akan menyikapi pemberitaan Garuda belakangan ini, terutama soal laporan keuangan tahun 2018 yang dinilai ada kejanggalan.

Pernyataan tersebut menyusul adanya dua komisaris Garuda yang tidak setuju dengan laporan keuangan 2018, yakni Chairal Tanjung, adik pengusaha nasional, Chairul Tanjung, dan Dony Oskaria. Keduanya merupakan perwakilan dari PT Trans Airways, pemegang saham Garuda Indonesia dengan kepemilikan sebesar 25,61%.

Baca Juga: Batal Beli 49 Unit Boeing 737 Max 8, Garuda Masih Wait and See

Garuda disebut akan mengantongi USD239 juta dari PT Mahata Aero Teknologi, yang USD28 juta diantaranya merupakan bagi hasil antara Garuda dan maskapai Sriwjaya. Pendapatan dari Mahata tersebut belum masuk ke kas Garuda, namun sudah dicantumkan di laporan keuangan 2018. (yau)

(rhs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini