nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Era Industri 4.0, Perusahaan Wajib Tingkatkan Kapasitas Pekerjanya

Rabu 01 Mei 2019 15:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 01 320 2050223 era-industri-4-0-perusahaan-wajib-tingkatkan-kapasitas-pekerjanya-aqDWbNISXB.jpeg Foto: Peringatan Hari Buruh

JAKARTA - Pada peringatan Hari Buruh kali ini berbagai perusahaan dinilai perlu untuk lebih menyelaraskan kapasitas dari para pekerja dengan kondisi transformasi digital yang saat ini kerap diwacanakan sebagai konsep Revolusi Industri 4.0.

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Mercyta Jorsvinna Glorya mengatakan untuk tetap bisa mengikuti perkembangan dunia industri, para pekerja harus meningkatkan kapasitas mereka.

"Peningkatan kapasitas bisa dilakukan lewat pelatihan, kursus, dan juga sertifikasi. Para pelaku industri wajib melaksanakan berbagai kegiatan terkait peningkatan kapasitas pekerja mereka. Hasil dari peningkatan kapasitas pekerja memang belum tentu terlihat dalam waktu singkat," katanya, dikutip dari Antaranews, Rabu (1/5/2019).

Baca Juga: May Day Bakal Rusuh, Serikat Buruh: Hoax!

Namun dalam jangka panjang, lanjut dia, mereka akan menjadi pekerja yang andal di bidangnya masing-masing.

Dia menyatakan bahwa pada saat ini memang ada banyak permasalahan yang disuarakan oleh kaum pekerja, seperti kenaikan upah minimum, permasalahan pengupahan, persoalan perlindungan sosial yang belum merata, hingga sistem kerja outsourcing atau alih daya.

Namun, lanjutnya, ada satu hal yang kerap dilupakan yaitu kewajiban pemberi kerja untuk meningkatkan kapasitas para pekerjanya.

"Para pemberi kerja atau pengusaha seharusnya dengan segera mengalokasikan anggaran dalam kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan kapasitas pekerja. Mereka juga yang akan mendapatkan manfaat kalau para pekerjanya terus up to date atau termutakhirkan dengan berbagai hal yang terkait dengan kapasitasnya sebagai pekerja," ujar Mercyta.

Baca Juga: Jelang May Day, Presiden Jokowi Makan Siang Bareng Buruh Pakai Telur dan Tempe

Menurut dia, seiring dengan globalisasi penerapan teknologi dan penggunaan bahasa akan lebih cenderung mengikuti dunia internasional, sehingga kemampuan berkomunikasi, terlebih dalam bahasa asing, menjadi syarat yang harus dipenuhi oleh para pekerja Indonesia.

Mercyta mengemukakan bahwa pencanangan Industri 4.0 oleh Presiden Joko Widodo harus direspon positif oleh dunia industri dan para pekerja.

"Tidak melulu menyuarakan hal-hal yang sudah sering didengar, para pekerja seharusnya juga aware terhadap edukasi dan yang seharusnya mereka dapatkan sebagai seorang pekerja. Para pengusaha juga sudah seharusnya merespon hal ini melalui penyediaan kegiatan untuk peningkatan kapasitas pekerja," ucapnya.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini