nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Investasi Menggeliat, 267 Perusahaan Asing Beroperasi di Arab Saudi

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Kamis 02 Mei 2019 07:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 02 320 2050431 investasi-menggeliat-267-perusahaan-asing-beroperasi-di-arab-saudi-Pv2bh6aOFV.jpg Data Investasi di Arab Saudi (Foto: Dokumen SAGIA)

JAKARTA – Investasi Arab Saudi semakin berkembang. Hal ini ditandai dengan beroperasinya 267 perusahaan asing di Arab Saudi pada kuartal I 2019. Setidaknya ada 4 lisensi investor asing yang dikeluarkan pemerintahan Arab Saudi setiap harinya.

Dalam laporan yang dirilir Badan Otoritas Investasi Arab Saudi (SAGIA), Kamis (2/5/2019), posisi investor asing di kuartal I 2019 naik 70% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Presiden dan Menteri Energi Arab Saudi Bahas Kerjasama Pertamina-Aramco

Gubernur SAGIA Ibrahim Al-Omar mengatakan, dipandu oleh Visi Arab Saudi 2030, Arab Saudi sedang mengalami transformasi ekonomi yang luar biasa. Kemakmuran Kerajaan yang berkelanjutan tergantung pada memicu inovasi, menarik investor asing dan memberdayakan sektor swasta.

“Angka pertumbuhan positif yang telah kita lihat pada kuartal I 2019 merupakan tonggak penting menuju 2030,” kata dia dalam laporan tersebut.

grafik

Sektor yang mengalami pertumbuhan adalah pendidikan dan layanan kesehatan. Hal ini sebagai respons pencabutan pembatasan kepemilikan asing di industri tersebut. Selama kuartal I 2019, sembilan perusahaan terkait pendidikan baru didirikan, naik dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya satu perusahaan di bidang pendidikan.

Di sektor kesehatan, sebuah usaha patungan dengan NMC Healthcare yang berbasis di UAE didirikan untuk memperoleh dan mengembangkan jaringan fasilitas perawatan kesehatan dengan kapasitas hingga 3.000 tempat tidur dan total investasi hingga SAR6 miliar (USD1,6 miliar) selama lima tahun ke depan.

Sektor lain yang melihat pertumbuhan kuat di kuartal I tahun ini adalah konstruksi, dengan adanya 39 investor asing baru menerima izin usaha, naik dibandingkan tahun lalu yang hanya 22 investor asing.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini