6 Fakta Investasi Kuartal I-2019, Nomor 2 Jadi Pelajaran

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 06 Mei 2019 06:13 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 03 320 2051069 6-fakta-investasi-kuartal-i-2019-nomor-2-jadi-pelajaran-Acq9xHMtN5.jpg Foto Investasi (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - Realisasi investasi yang masuk dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) terus bertambah. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi sepanjang triwulan I-2019 mencapai Rp195,1 triliun atau naik 5,3% dibanding periode yang saham 2018 sebesar Rp185,3 triliun.

Okezone pun merangkum beberapa fakta menarik terkait investasi RI, Senin (6/5/2019). Berikut selengkapnya:

1. Realisasi PMDN

Realisasi investasi sepanjang triwulan pertama 2019 mencapai Rp195,1 triliun. Untuk PMDN sebesar Rp87,2 triliun.

Lebih rinci, pertumbuhan PMDN pada triwulan pertama 2019 meningkat 14,1% dari Rp76,4 triliun pada triwulan pertama 2018 menjadi Rp87,2 triliun.

Baca Juga: Investasi Asing Turun, Sri Mulyani Pede Prospek Indonesia Masih Baik

2. Realisasi PMA

Penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp107,9 triliun. Realisasi PMA ini turun 0,9% dibanding triwulan pertama 2018 sebesar Rp108,9 triliun.

3. 5 Kota dan 5 Investasi Terbesar

BKPM mencatat realisasi investasi tersebar berdasarkan lima lokasi teratas, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Sementara lima besar negara asal investasi asing sepanjang periode Januari-Maret 2019 yakni Singapura dengan USD1,7 miliar, Tiongkok sebesar USD1,2 miliar, Jepang USD1,1 miliar, Malaysia USD0,7 miliar, dan Hong Kong USD0,6 miliar.

Baca Juga: Kepala BKPM: Ada Tren Peningkatan Investasi di Luar Jawa

4. Investasi Paling Banyak

Adapun lima besar sektor usaha yaitu transportasi, gudang dan telekomunikasi; listrik, gas dan air; konstruksi; perumahan, kawasan industri dan perkantoran; serta pertambangan. Sepanjang triwulan pertama 2019, realisasi investasi sebesar Rp195,1 triliun itu berhasil menyerap 235.401 tenaga kerja Indonesia.

5. Investasi Asing Turun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, kondisi ekonomi global memang tengah mengalami tekanan sejak tahun lalu yang berimbas hingga saat ini. Terlihat dari sejumlah negara berkembang mengalami arus keluar modal asing (capital outflow) sepanjang 2018.

"Meski demikian, untuk PMA, investor juga akan melihat kondisi prospek dari regional, maupun di Indonesia," ujarnya ditemui di Gedung Ditjen Pajak.

Dia menilai, prospek investasi di Indonesia masih akan lebih baik ke depannya. Hal ini didukung dengan kondisi makroekonomi yang terkendali, terlihat dari tren pertumbuhan ekonomi berada di atas 5%, juga inflasi yang terjaga di sasaran 3,5%, meski di tengah kondisi gejolak ekonomi global.

6. Kini Investasi Bukan Hanya di Jawa

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi di luar Jawa meningkat 16,7% dari Rp73,5 triliun pada triwulan pertama 2018 menjadi Rp85,8 triliun pada triwulan pertama 2019.

"Terjadi tren peningkatan investasi di luar Jawa, yang tumbuh sebesar 16,7% dibanding kuartal I 2018," kata Kepala BKPM Thomas Lembong.

Tom, sebagaimana ia kerap disapa, menjelaskan tren investasi di luar Jawa menguat disumbang oleh investasi di Indonesia bagian timur khususnya di sektor pertambangan dan industri logam.

"Pertambangan batubara, mineral, logam, smelter, semua lokasinya di Kalimantan dan Sulawesi," kata mantan menteri perdagangan itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini