nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri PUPR Bocorkan Desain Ibu Kota Baru

Senin 06 Mei 2019 16:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 06 470 2052191 menteri-pupr-bocorkan-desain-ibu-kota-baru-MHowFnXOUl.jpg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan rancangan tata kota kawasan ibu kota baru pemerintahan Indonesia.

"Kalau studi kajian sudah sama Bappenas, tapi kalau studi konsep desainnya kami sudah siap," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dikutip dari Antaranews, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Basuki menjelaskan rancangan itu telah menyiapkan sejumlah konsep bangunan mulai dari istana kepresidenan, lokasi kantor-kantor pemerintahan, hingga perumahan dinas dan perumahan komersil.

Dia menambahkan posisi kota tidak harus berada di dekat pantai, namun memiliki akses ke garis pantai.

Baca Juga: Ibu Kota Pindah, Menteri Bambang: Jakarta Buatan Belanda

Menteri PU menjelaskan begitu ada keputusan daerah mana yang akan dibangun sebagai ibu kota baru pemerintahan, maka kementeriannya hanya tinggal mengeksekusi rancangan tata kota yang telah disiapkan.

"Sekarang Pak Sekretaris Negara sedang menulis aspek sosial politik, dan aspek lain-lainnya seperti mengenai bagaimana supaya pemerintahan yang ideal itu seperti apa. Saya juga punya konsep desainnya, nanti baru kita diskusikan dengan para perencananya, setelah itu baru lapor kepada Presiden," ujar Basuki.

Baca Juga: Pemindahan Ibu Kota Jadi Lokomotif Ekonomi di Luar Jawa

Menurutnya, waktu yang dibutuhkan untuk membangun prasarana dasar perkotaan seperti jalan, saluran air, sanitasi air, gedung-gedung, perumahan, serta komunikasi membutuhkan setidaknya 4-5 tahun.

Kementerian PUPR juga menyiapkan rancangan kota untuk jumlah penduduk sebanyak 5 juta jiwa jika seluruh aparatur sipil negara sebanyak 1,5 juta jiwa dari semua kementerian, TNI dan Polri turut pindah ke ibu kota baru itu.

Luas lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan ibu kota baru itu direncanakan mencapai 40 ribu hektar.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini