nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Anjlok Gara-Gara Ancaman Trump ke China

Selasa 07 Mei 2019 07:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 07 278 2052381 wall-street-anjlok-gara-gara-ancaman-trump-ke-china-cZK0NRKwex.jpg Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Saham-saham di Wall Street jatuh pada penutupan perdagangan 6 Mei 2019. Bursa saham AS anjlok, setelah Presiden Donald Trump berjanji akan menaikkan tarif pada barang-barang China. Beberapa investor melihat komentar Trump sebagai taktik tawar-menawar dan menyatakan kepercayaan dalam perjanjian perdagangan yang mungkin terjadi.

Baca Juga: Wall Street Anjlok Usai Trump Kekeuh Naikkan Tarif Barang China

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 66,47 poin atau 0,25% menjadi berakhir pada 26.438,48 poin. Indeks S&P 500 merosot 13,17 poin atau 0,45% menjadi ditutup pada 2.932,47 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 40,71 poin atau 0,50%, menjadi berakhir di 8.123,29 poin, dilansir dari Antaranews, Selasa (7/5/2019).

Wall Street mengawali minggu ini dengan anjlok lebih dari 470 poin di indeks Dow, tak lama setelah bel pembukaan, menunjukkan kekhawatiran luas di antara investor atas pasar ekuitas Amerika Serikat. Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih rendah di sekitar penutupan pasar, dengan sektor material turun hampir 1,4%, memimpin kerugian.

wall street

Saham Caterpillar dan Boeing, dua perusahaan dengan eksposur pendapatan luar negeri yang tinggi, masing-masing turun lebih dari 1,6% dan hampir 1,3%, berada di antara saham-saham berkinerja terburuk di Dow.

Beberapa saham teknologi besar juga mengalami kerugian, di antaranya saham Nvidia dan Advanced Micro Devices yang masing-masing turun lebih dari 1,7% dan lebih dari 2,8%. Dalam sebuah tweet yang mengejutkan, Trump mengatakan bahwa tarif yang lebih tinggi akan mulai berlaku pada Jumat pekan ini jika tidak ada kesepakatan dengan China yang dicapai.

Komentar itu memicu aksi jual global pada saham dan memicu kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global, ketakutan yang secara berkala mengguncang pasar selama setahun terakhir.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini