nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Laba Bersih XL Axiata Rp57 Miliar, Meroket 271%

Selasa 07 Mei 2019 11:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 07 278 2052466 laba-bersih-xl-axiata-rp57-miliar-meroket-271-eJQscPgy3R.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Performance kinerja keuangan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) di kuartal pertama tahun ini cukup apik. Pasalnya, emiten operator telekomunikasi ini berhasil membukukan laba bersih naik 271% menjadi Rp57 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, hasil kinerja yang kuat di triwulan pertama 2019 ini terutama ditentukan karena perseroan terus fokus dan konsisten untuk terus mendorong layanan data, serta pada eksekusi yang tepat sesuai dengan strategi dan agenda transformasi.

“Pendapatan perusahaan yang berhasil tumbuh signifikan saat ini terutama didorong oleh kenaikan pendapatan layanan sebesar 12% YoY. Pencapaian ini menunjukkan keberhasilan kami dalam meningkatkan penggunaan layanan data oleh pelanggan dan ditambah oleh monetisasi data yang terus berlangsung,” ujarnya seperti dilansir Harian Neraca, Jakarta, Selasa (7/5/2019).

Selain itu, EBITDA meningkat lebih cepat dari pendapatan yang kemudian mampu mendorong peningkatan EBITDA margin. Dian menambahkan, XL Axiata juga terus konsisten melanjutkan perluasan infrastruktur jaringan data ke berbagai wilayah di Indonesia.

 Baca Juga: RUPS XL Putuskan Tak Bagi Dividen dan Umumkan Perubahan Direksi

Hingga akhir Maret 2019, XL Axiata memiliki total lebih dari 122 ribu BTS, dengan lebih dari 52 ribu di antaranya adalah BTS 3G dan lebih dari 33 ribu BTS 4G. Layanan 4G kini telah menjangkau di 405 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia, sebagai hasil dari berfokusnya perluasan jaringan data berkualitas di luar Jawa.

XL Axiata juga terus berinvestasi untuk membangun transmisi, backhaul, modernisasi jaringan untuk mendukung peningkatan trafik data di seluruh jaringan, serta untuk memberikan stabilitas, memperluas kapasitas jaringan, dan juga meningkatkan kualitas layanan data. XL Axiata juga terus berinvestasi dalam fiberisasi untuk mengantisipasi ledakan pertumbuhan trafik data dan terutama dalam persiapan untuk menggelar 5G.

 Baca Juga: XL Axiata Catat Rugi Bersih Rp3,29 Triliun

Investasi pada pembangunan jaringan dan penerapan strategi dual brand telah meningkatkan posisi XL Axiata sebagai operator terdepan yang mampu menarik lebih banyak pelanggan pengguna smartphone.

Hasilnya, XL Axiata per akhir Maret 2019, memimpin di industri telekomunikasi Indonesia dengan 84% pelanggan telah menggunakan smartphone dan 86% pendapatan layanan berasal dari layanan data. Pencapaian ini sekaligus menempatkan XL Axiata dalam posisi yang lebih kuat dalam menghadapi dampak penuruhan pendapatan dari layanan tradisional voice dan SMS.

Selain itu, lanjut Dian, pada kuartal pertama 2019 ini, XL Axiata telah melakukan pembayaran pinjaman sebesar total Rp300 miliar menggunakan dana internal. Per 31 Maret 2019, XL Axiata tidak memiliki pinjaman dalam mata dollar AS.

Kemudian total trafik penggunaan jaringan XL Axiata di kuartal pertama 2019 meningkat 70% YoY. Peningkatan ini terutama ada di 4G yang kini menjadi mayoritas trafik data di jaringan XL Axiata. Pada periode ini pula tercatat jumlah pelanggan yang menggunakan data sebanyak 86% dari total pelanggan.

Sementara jumlah pelanggan XL Axiata juga mengalami peningkatan di kuartal pertama 2019 ini menjadi 55,1 juta. Peningkatan ini didorong oleh keberhasilan perusahaan dalam menarik pelanggan smartphone serta terus tumbuhannya pelanggan di luar Jawa.

ARPU Blended bertahan stabil di Rp33 ribu dibandingkan kuartal empat 2018, tetapi berhasil naik 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini tidak saja menunjukkan persaingan yang meningkat, namun di waktu yang sama XL Axiata berhasil memonetisasi dan meningkatkan basis pelanggannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini