nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buka Lelang WK Migas Tahap II, Pemerintah Incar Signature Bonus USD39 Juta

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 08 Mei 2019 15:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 08 320 2053112 buka-lelang-wk-migas-tahap-ii-pemerintah-incar-signature-bonus-usd39-juta-ZQtM6jEFfk.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Pemerintah kembali mengumumkan penawaran Wilayah Kerja (WK) Migas Konvensional Tahap II 2019, baik lewat penawaran langsung maupun lelang reguler. Dalam acara tersebut, pemerintah mengundang badan usaha dan bentuk usaha tetap yang bergerak pada industri hulu minyak dan gas bumi yang memiliki kemampuan keuangan dan teknis.

Artinya perusahaan yang mampu memenuhi syarat minimum komitmen kerja pasti 5 tahun atau komitmen pasti eksplorasi, memenuhi syarat dan ketentuan pokok lelang WK, serta memiliki kinerja dan track record yang baik untuk dapat berpartisipasi pada lelang WK Migas Konvensional Tahap II 2019

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, penawaran meliputi 4 Wijaya Kerja Migas. Adapun rinciannya 3 WK merupakan eskplorasi dan 1 WK merupakan eks produksi.

Baca Juga: Daftar Pemenang Lelang WK Migas Tahap I 2019

Untuk WK eksplorasi meliputi WK Kutai, WK Bone dan WK West Gamal. Sedangkan yang WK produksi yang ditawarkan adalah WK West Kampar.

Menurut Djoko, dengan adanya penawaran WK migas tahap kedua tahun 2019 ini potensi signature bonus yang akan diterima pemerintah adalah sebesar USD39 juta.

"WK Baru, WK Kutai dan WK Bone. Jadi total ada empat. Tiga eksplorasi dan satu produksi (west kampar)," ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (8/5/2019).

Nantinya, lanjut Djoko, seluruh WK tersebut ditawarkan dengan mekanisme Lelang Reguler dan menggunakan skema Kontrak PSC Gross Split. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 52 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 8 Tahun 2017 tentang Kontrak Bagi Hasil Gross Split.

Mengenai jadwalnya, akses bid dokumen akan dilakukan pada 8 Mei hingga 31 Juli 2019. Sedangkan forum klarifikasi akan berlangsung dari 13 Mei hingga 2 Agustus 2019 dan penyerahan dokumen partisipasi dimulai tanggal 32 Juli hingga 5 Agustus 2019.

Baca Juga: Wamen ESDM: Repsol Percepat Produksi Blok Sakakemang

"Kita mulai tanggal 8, mei juni juli sampai akhir Juli 2019. Klarfikasi 13 mei sampan 2 agustus. End of bid subL 31 Juli- 5 Agustus," jelasnya.

Sebagai informasi, WK Kutai sendiri memiliki luas area 7,356 km lebih area onshore dan offshore Kalimantan Timur. Sedangkan WK Bone memiliki luas 8,146 km2.

Sementara West Gamal memiliki total area 1,129 km offshore makassar strait. Sedangkan West Kampar onshore Riau, Chevron, Caltex.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini