Menteri PUPR: Pembangunan Jalan Tol Terus Dilakukan

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 10 Mei 2019 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 10 320 2053993 menteri-pupr-pembangunan-jalan-tol-terus-dilakukan-b2SZo4WUh0.jpg Foto: Dok. Jasa Marga

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan kembali fokus pada pembangunan infrastruktur hingga 2024. Khususnya infrastruktur jalan tol yang memang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan jalan tol masih akan terus dilakukan untuk meningkatkan konektivitas. Karena dengan adanya jalan tol yang dibangun dalam lima tahun terakhir cukup membuktikan bisa menurunkan biaya logisitik.

Sebagai salah satu contohnya adalah Tol Trans Jawa. Menurut Basuki, keberadaan jalan tol Trans Jawa telah membuka peluang usaha baru dan meningkatkan efisiensi bagi pelaku usaha.

 Baca Juga: Memenuhi Syarat, Tol Pontianak-Singkawang Segera Dibangun?

Dia mencontohkan, vendor pemasok bahan kebutuhan industri di Klaten bisa mengirim produknya lebih cepat ke Cikarang. Usaha transportasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga menggeliat karena waktu tempuh antarkota semakin singkat.

"Persaingan sekarang bukan yang besar dengan yang kecil. Tapi siapa yang cepat bisa memenangkan persaingan," ujarnya di Jakarta, Jumat (10/5/2019).

Selain infrastruktur jalan tol lanjut Basuki, pembangunan akses jalan menuju infrastruktur utama juga akan dilakukan. Dirinya ingin agar jalan penghubung menuju daerah produksi, pariwisata ataupun industri bisa tersambung dalam lima tahun kedepan.

"Misalnya daerah di Sumatera ke Bengkulu Utara saya fikir kita harus bangun jalan ke perkebunan rakyat jadi kalau rakyat sudah produksi tapi jalan rusak itu bikin cost bagi rakyat," katanya.

 Baca Juga: Tinggal 14%, Presiden Jokowi: Tol Samarinda-Balikpapan Selesai Akhir Tahun

Sebagai informasi, jalan tol Trans Jawa telah tersambung sepanjang 944 kilometer. Jalan tol menghubungkan Merak hingga Probolinggo. Secara keseluruhan, panjang jalan tol beroperasi di Indonesia mencapai 1.744 kilometer.

Berdasarkan data Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, hingga 2024 rencana pembangunan jalan tol baru mencapai 4.479,33 kilometer. Pembangunan jalan tol sepanjang itu bakal menelan biaya hingga Rp671,8 triliun.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini