Pemerintah Butuh Rp671,8 Triliun Bangun Tol Baru 4.479 Km

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 10 Mei 2019 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 10 320 2054002 pemerintah-butuh-rp671-8-triliun-bangun-tol-baru-4-479-km-kGf2s4H9vL.jpg Foto: Dok. Jasa Marga

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana membangun 4.479,33 kilometer jalan tol baru hingga 2024. Untuk membangun jalan tol sepanjang itu, dibutuhkan anggaran sekitar Rp671,8 triliun.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mengatakan, biaya pembangunan jalan tol sendiri memang besarannya. Sebab, perhitungan biaya ini tergantung dari sejauh mana tingkat kesulitannya.

Namun rata-rata pembangunan satu jalan tol sendiri menelan biaya sekitar Rp120 hingga Rp150 miliar. Angka ini didapatkan berdasarkan biaya yang dibutuhkan untuk membangun jalan tol yang ada sekarang.

 Baca Juga: Tol Sepanjang 4.479 Km Akan Dibangun hingga 2024, Ini Daftarnya

Jika mengacu pada angka tersebut, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun 4.479 km jalan tol sekitar Rp671,8 triliun. Biaya ini merupakan biaya dengan standar, sebab angka tersebut bisa turun dan naik tergantung tingkat kesulitannya.

"Dengan kombinasi jembatan, tinggal dikalikan saja nanti. Investasi per kilometer jalan tol dengan empat lajur dua arah pada tahap awal sekitar Rp120 miliar hingga Rp150 miliar," ujarnya kepada Okezone, Jumat (10/5/2019).

Menurut Sugi, dengan kebutuhan tersebut tidak akan mungkin jika seluruhnya dibiayai lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Oleh karena itu untuk membangun 4.479 km jalan tol ini pemerintah akan kembali melakukan sharing dengan investor.

 Baca Juga: Menteri PUPR: Pembangunan Jalan Tol Terus Dilakukan

Beberapa skema kerjasama sendiri telah disiapkan oleh pemerintah. Salah satu yang masih akan digunakan adalah Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

"Kalau masalah pembiayaan pemerintah tidak sanggup, ya otomatis sharing risk dengan investor," ucapnya.

Berikut rencana pengembangan jaringan jalan tol baru di Indonesia hingga 2024:

Sumatera

Operasi: 277,29 kilometer

Konstruksi dan lahan : 1.297,3 km

Sampai 2019 : 262,1 km

2020-2024 : 1.096,2 km

Program selanjutnya : 974,8 km

Kalimantan

Operasi : belum ada

Konstruksi dan lahan : 99,6 km

Sampai 2019 : 99,6 km

2020-2024 : belum ada

Program selanjutnya : 1.117,8 km

 

Jawa

Operasi: 1.439,7 km

Konstruksi dan lahan : 787,7 km

Sampai 2019 : 242,3 km

2020-2024 : 545,4 km

Program selanjutnya : 1.882,86 km

Sulawesi

Operasi : 17,65 km

Konstruksi dan lahan : 39 km

Sampai 2019 : 25,5 km

2020-2024 : 13,5 km

Program selanjutnya 188,24 km

Bali

Operasi : 10,07 km

Konstruksi dan lahan: belum ada

Program selanjutnya : 238,29 km

NTB

Operasi : belum ada

Konstruksi dan lahan : belum ada

Program selanjutnya : 77,34 km

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini