nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Emas Melonjak di Tengah Perang Dagang AS-China

Sabtu 11 Mei 2019 09:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 11 320 2054345 harga-emas-melonjak-di-tengah-perang-dagang-as-china-vmZsWIgCOc.jpg Foto: Reuters

CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), kenaikan hari kedua berturut-turut, karena ketegangan perdagangan Amerika Serikat dan China mendukung daya tarik aset-aset safe haven.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, naik USD2,2 atau 0,17% menjadi ditutup di USD1.287,40 per ounce. Demikian seperti dilansir Antaranews, Jakarta, Sabtu (11/5/2019).

Sebelum penyelesaian perdagangan emas berjangka, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,24% menjadi 25.767,35 poin di tengah friksi perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

 Baca Juga: Emas Kini Lebih Bernilai dari Dolar AS

Ketika pasar ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya akan naik karena investor mencari aset-aset safe haven seperti emas untuk memarkir investasi mereka.

Indeks-indeks acuan bursa saham Wall Street berhasil membalikkan tren menurun dan memulihkan kerugiannya dalam perdagangan elektronik emas berikutnya.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,11% menjadi 97,31 sebelum penyelesaian perdagangan emas, memberikan dukungan tambahan terhadap logam mulia.

 Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp2.000 ke Rp664.000/Gram

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 1,7 sen AS atau 0,12% menjadi menetap di USD14,79 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD14,20 atau 1,67% menjadi ditutup pada USD865,60 per ounce.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini