nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Basuki Undang Arsitek hingga Seniman Desain Ibu Kota Baru

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 12:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 14 470 2055461 menteri-basuki-undang-arsitek-hingga-seniman-desain-ibu-kota-baru-p6ZIIbBatb.jpeg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Feby/Okezone

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono akan mengumpulkan arsitek hingga seniman terbaik Indonesia untuk mendesain ibu kota baru. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke luar Pulau Jawa.

"Saya kumpulkan para arsitek dan mungkin seniman untuk mendesai bentuk ibu kota baru. Mungkin akan kita bikin workshop-workshop berantai detail desainnya, apa mau green city, smart city, compact city. Karena ini akan membangun kota baru," tuturnya, di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (14/5/2019).

Baca Juga: Kajian Rampung Tahun Ini, Ibu Kota Baru Mulai Dibangun 2020

Basuki mengaku desain ibu kota baru akan secara masif dilakukan pada 2020. Pasalnya, saat ini masih diajukan izin ke DPR dan menunggu arahan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Kegiatan itu akan intensif tahun depan. Kalau sekarang kita mulai dengan workshop-workshop, karena harus ajak semuanya terutama arsitek, para seniman, budayawan, mau dibawa kemana arahnya," tuturnya.

Sebenarnya, kata Basuki, kerjasama dengan arsitek dalam pembuatan desai sudah dilakukan saat merenovasi Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Ketika itu, Kementerian PUPR bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

basuki

"Nanti sata juga akan undangan ketemu Presiden untuk bisa menerjemahkan kira-kira istana kaya apa. Kebutuhan istana, ibu kota negara, dari segi pertahanannya, efisiensi kantor. Jadi ada semua," tuturnya.

Basuki menilai pada 2020 mungkin pembangunan fisik ibu kota baru belum dimulai. Dia juga mengaku belum tahu pasti di mana lokasi ibu kota negara baru.

"Kalau sudah ada lahannya dan sudah ditunjuk lokasinya pasti saya akan masuk pada infrastruktur dasarnya seperti jala," ujarnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini