nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Neraca Perdagangan April Defisit USD2,5 Miliar, BPS: Impor Mulai Dikendalikan

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 13:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 15 320 2055980 neraca-perdagangan-april-defisit-usd2-5-miliar-bps-impor-mulai-dikendalikan-1rVXqIlTKZ.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan April 2019 defisit USD2,5 miliar. Untuk ekspor tercatat USD12,60 miliar atau menurun 10,8%, sedangkan impor mencapai USD15,10 miliar atau naik 12,25% dibanding Maret 2019.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, untuk kenaikan impor pada April sebesar USD15,10 miliar, disebabkan naiknya nilai impor migas sebesar USD714,6 juta atau 46,99% dibandingkan Maret 2019. Sedangkan nonmigas naik USD933,1 juta atau 7,82% dibandingkan Maret.

"Peningkatan impor migas dipicu naiknya impor seluruh komponen migas yaitu minyak mentah USD72,6 juta atau 18,4%, hasil minyak USD453,6 juta atau naik 45,9% dan gas USD188,4 juta atau naik 134,8%," tuturnya, di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

 Baca Juga: Defisit Neraca Perdagangan April 2019 Terparah Sepanjang Sejarah

Secara kumulatif Januari-April 2019, nilai impor sebesar USD55,7 miliar atau turun 7,24% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan terjadi pada impor migas dan nonmigas masing-masing sebesar USD2,06 miliar dan USD2,2 miliar.

"Ini ada pengendalian impor untuk impor di April 2019," ujarnya.

 Baca Juga: Ekspor Anjlok, Neraca Perdagangan April Defisit USD2,5 Miliar

Dia melanjutkan, untuk tiga negara barang pemasok impor nonmigas terbesar selama Januari-April masih ditempati Tiongkok dengan nilai USD14,37 miliar atau 29,47%, Jepang sebesar USD5,32 miliar dan Thailand USD3,21 miliar. Impor nonmigas dari ASEAN 18,8%, sementara Uni Eropa 8,29%.

"Nilai impor semua golongan penggunaan barang baik konsumsi, bahan baku dan barang modal selama Januari-April mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya," tuturnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini