nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rupiah Melemah 1,45%, Gubernur BI: Inginnya Ya Menguat

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 16:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 16 278 2056560 rupiah-melemah-1-45-gubernur-bi-inginnya-ya-menguat-QB2p2ZqBck.jpeg Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Feby/Okezone)

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengaku ingin nilai tukar Rupiah bisa menguat. Hanya saja memang ketidakpastian serta pola musiman peningkatan permintaan valas mempengaruhi pergerakan Rupiah.

"Rupiah ya kita inginnya menguat. Justru kita intervensi supaya menjaga Rupiah tidak terdepresiasi," tuturnya, di Kantor BI, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Baca Juga: BI Catat Rupiah Melemah 1,45% hingga Mei 2019

Perry meyakini, BI akan terus mencermati kondisi pasar ekonomi global. Selain itu, BI juga terus mendorong ekspor industri dan pariwisata supaya Rupiah bisa menguat.

Perry menuturkan, nilai tukar Rupiah yang melemah pada Mei 2019 tidak terlepas dari pengaruh sentimen global terkait eskalasi perang dagang sehingga memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Rupiah.

rupiah

Di sisi lain, lanjut dia, ada pola musiman peningkatan permintaan valas untuk kebutuhan pembayaran dividen nonresiden turut memengaruhi pelemahan rupiah. Ke depan, Bank Indonesia memandang nilai tukar Rupiah akan bergerak stabil dengan mekanisme pasar yang tetap terjaga sejalan dengan prospek NPI 2019 yang membaik.

“Untuk mendukung efektivitas kebijakan nilai tukar dan memperkuat pembiayaan domestik, Bank Indonesia terus mengakselerasi pendalaman pasar keuangan, baik di pasar uang maupun valas,” kata dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini