Share

Efek Tol Trans Jawa, Permintaan Premium dan Pertamax Meningkat

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2019 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 17 320 2057107 efek-tol-trans-jawa-permintaan-premium-dan-pertamax-meningkat-wkcyRvysay.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk bulan puasa dan Lebaran pada tahun ini tidak akan mengalami perubahan dari periode sama tahun lalu.

Menurutnya, untuk BBM jenis Premium dan Pertamax diperkirakan akan mengalami kenaikan pada musim mudik Lebarani. Sebab, pada mudik tahun ini kendaraan pribadi masih akan menjadi primadona bagi para pemudik.

"Volume hampir sama premium dan Ron 92 naik tahun ini, salah satu kebiasaannya adalah tol-tol kita di penuhi kendaraan," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordiantor bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Baca Juga: Impor Migas Naik 46,9%, Arcandra: Untuk Stok Lebaran dan Puasa

Menurut Arcandra, meningkatnya jumlah pemudik dengan kendaraan pribadi dikarenakan sudah tersambungnya jalan Tol Trans Jawa. Ditambah lagi, belakangan ini harga tiket pesawat juga masih belum turun.

"Tol-tol kita sekarang mulai dipenuhi kendaraan, lebih banyak gunakan tol dibandingkan pesawat," jelasnya.

Hal ini juga membuat ada peningkatan dari sisi volume impor BBM yang bertujuan untuk menjaga stok pada bulan puasa dan lebaran. "Namun demikian impor BBM naik untuk jaga ketahanan stok bulan Ramadan dan Lebaran. Jadi volume naik impor," ucapnya.

Baca Juga: Menko Darmin Panggil Arcandra Cari Cara Pangkas Defisit Perdagangan Sektor Migas

Meskipun begitu, lanjut Arcandra, pada bulan selanjutnya setelah Lebaran diyakini mpor migas bisa turun. Sebab, kebutuhannya tidak lagi sebanyak saat bulan puasa dan Lebaran.

"Tadi dibahas juga bulan depan, ada kemungkinan atau harapan bahwa akan turun volume impor BBM. Karena setelah puasa dan lebaran yang 5-6 Juni dan beberapa hari kemudian yang gunakan BBM untuk mudik akan turun sedikit kira kira, yang gasoline," jelasnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini