Astra Rogoh Rp1,7 Triliun Akuisisi 44,5% Tol Sumo

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2019 20:53 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 17 320 2057162 astra-rogoh-rp1-7-triliun-akuisisi-44-5-tol-sumo-RZ4UAmcbBW.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Astra Infra melalui PT Astra Tol Nusantara mengumumkan akuisisi 44,5% saham PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM), pemegang konsesi jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) sepanjang 36,3 kilometer (km). 

Group CEO Astra Infra Djap Tet Fa mengatakan, untuk mengakuisisi 44,5% saham, perusahaan mengeluarkan uang senilai Rp1,7 triliun. Dana tersebut berasal dari kas perusahaan.

 "Yang 44,5% nilai akuisisi nya nilainya kita nilainya sekitar Rp1,7 triliun untuk 44,5%. Pendanaan dari kas kita," ujarnya saat ditemui di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

 Djap menambahkan, untuk tahun ini pihaknya belum mengetahui akan mengakuisisi berapa jalan tol. Namun, dia memastikan jika ada ruas tol yang memiliki potensi bagus seperti Trans Jawa, pihaknnya mempertimbangkan untuk mengakusisi jika nilainya cocok.

"Kalau dari kita dari Astra sepeti yang biasa disampaikan, kami terbuka dengan segala kemungkinan kalau ada aset yang kira-kira startegis untuk kita akuisisi, tapi sampai saat ini kita masih fokus pada yang sudah kita miliki. Kita ingin memberikan operasional excellent," jelasnya.

Baca Juga: Astra Bagikan Dividen Rp8,6 Triliun

Sebagai informasi, akuisisi saham PT Jasamarga Surabaya Mojokerto yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian jual beli saham JSM dari PT Moeladi sebesar 24,2% dan PT Wijaya Karya Tbk sebesar 20,3%, merupakan upaya Astra Infra untuk memperkuat portofolio investasi di ruas Tol Trans Jawa.

Dengan selesainya proses akuisisi ini, Astra Infra kini memiliki 44,5% saham JSM, sedangkan selebihnya sebesar 55,5% dimiliki oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Ruas jalan Tol Sumo yang tersambung dengan Tol Jombang-Mojokerto dan Tol Surabaya-Gempol ini telah beroperasi penuh sejak 19 Desember 2017. Ruas Tol Sumo menjadi salah satu jalur Tol Trans Jawa yang strategis karena menghubungkan Kota Surabaya dengan wilayah Jawa Timur bagian barat.

 Keberadaan jalan tol ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di sepanjang jalur Surabaya-Mojokerto, meningkatkan konektivitas serta menjadi jalur utama logistik nasional, sehingga akan meningkatkan potensi ekonomi daerah Mojokerto, Jombang dan sekitarnya pada khususnya, serta Jawa Timur pada umumnya.

Baca Juga: Astra Kantongi Laba Bersih Rp5,2 Triliun di Kuartal I-2019

Saat ini Astra Infra memiliki enam ruas jalan tol dimana lima ruas telah beroperasi penuh di Tol Trans Jawa dengan total panjang 338,6 km. Selain kelima ruas tol di Trans Jawa tersebut, AstraInfra juga memiliki ruas Tol Serpong-Kunciran yang merupakan bagian dari JORR 2 (Jakarta Outer Ring Road).

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini