nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

22 Mei, Karyawan Perkantoran Jakarta Diliburkan

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 22 Mei 2019 08:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 22 320 2058742 22-mei-karyawan-perkantoran-jakarta-diliburkan-X3uVH6QgjF.jpg Demo di Depan Kantor Bawaslu (Foto: Okezone)

JAKARTA – Sejumlah karyawan di kawasan Jakarta Pusat diliburkan menyusul adanya rencana aksi 22 Mei 2019 di beberapa t‎itik di Jakarta. Di antaranya, di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Demo kali ini dinamakan aksi bela kedaulatan rakyat.

Perusahaan yang berada dekat dengan titik kumpul massa meliburkan karyawan untuk mengantisipasi adanya kericuhan. Sebagaimana diketahui, semalam kericuhan terjadi antara massa aksi yang masih berdemo dengan aparat kepolisian di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Baca juga: 40 Ribu Personil TNI dan Polisi Siap Amankan Aksi 22 Mei 2019

Salah satu perusahaan yang berlokasi di Kebon Sirih tidak mewajibkan karyawannya untuk masuk kerja. Karyawan diizinkan menyelesaikan pekerjaan dari rumah dengan alasan keamanan.

Tak hanya di wilayah Kebon Sirih, karyawan di Gedung Vinilon, Cikini juga diliburkan dengan alasan keselamatan. Bahkan sejak kemarin, karyawan dipulangkan lebih cepat satu jam dari waktu semestinya.

 

“Iya libur, dari kemarin siang diumumin kantor soalnya kantor dekat dengan Bawaslu,” kata salah satu karyawan yang bekerja di Gedung Vinilon, Anggun Susanti kepada Okezone, Rabu (22/5/2019).

Baca juga: Polisi Mampu Redam Aksi Massa di Sekitar Asrama Brimob Petamburan

Sekadar info saja, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, ada sekira 40 ribu personil gabungan dari TNI dan Polri yang akan diterjunkan untuk mengamankan sejumlah titik-titik objek vital di Jakarta, pada hari ini, Rabu, 22 Mei 2019.

Penerjunan 40 ribu personil gabungan di sejumlah objek vital di Jakarta dilakukan menyusul adanya rencana aksi 22 Mei 2019 di beberapa t‎itik di Jakarta. Dedi memaparkan objek vital yang akan diamankan oleh personil gabungan tersebut. Diantaranya, Gedung KPU, Bawaslu, Istana Kepresidenan Jakarta, hingga Gedung DPR dan MPR.

"Titik pengamanan KPU, Bawaslu, Istana, Gedung MPR/DPR, obvitnas, sentra-sentra ekonomi, seluruh kantor kedubes‎," pungkasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini