nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tips Menggunakan Listrik saat Mudik Lebaran

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 24 Mei 2019 20:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 24 320 2060117

JAKARTA - PT PLN Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya) menyatakan, beban listrik selama libur Lebaran 2019 akan turun hingga 30%. Penurunan ini juga berdampak pada pendapatan PLN Disjaya.

Hal ini disampaikan General Manager (GM) PLN Disjaya Ikhsan Assad saat temu awak media di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).

"Saat Lebaran beban listrik di Jakarta turun 30%, sehingga secara daya listrik akan cukup," katanya.

Ikhsan menjelaskan, biasanya konsumsi listrik di Jakarta pada jam-jam sibuk mencapai sekira 5.100 megawatt (mw). Jam-jam sibuk ini pada pukul 14.00 mw.

Namun, dengan adanya libur Lebaran, maka industri dan bisnis perkantoran libur, sehingga beban listrik akan turun.

"Konsumsi listrik akan mencapai 2.600 mw pada 5-6 Juni (Lebaran) pukul 14.00 WIB, karena perkantoran dan industri tutup. Ini juga akan menggerus pendapatan PLN juga sekira 30%. Biasanya Rp4 triliun per bulan jadi turun 30%," katanya.

Untuk menyiasati penurunan pendapatan ini, PLN Disjaya memberikan promo tambah daya listrik, mulai dari rumah, kendaraan listrik seperti mobil dan motor hingga kompor induksi listrik.

"Jadi ada promo tambah daya. Ada diskon 50%, 75% hingga 100%," ujarnya.

Sementara itu, pihaknya juga memberikan tips penggunaan listrik untuk pelanggan pasca-bayar maupun prabayar jika mudik Lebaran ke kampung halaman.

"Kalau mudik, colokan listrik dicabut, jangan standby, jangan hanya tombolnya saja dimatikan. Itu ada 5 Watt. Kalau standby terus bisa panas, bahaya terjadi kebakaran jika kabelnya jelek. Selain itu bisa pakai lampu sensor supaya rumah enggak gelap gulita kalau malam hari," tuturnya.

"Kalau prabayar jangan lupa isi token. Kalau pascabayar jangan telat bayar. Sekarang telat 1 hari langsung diputus. Kalau enggak gitu gimana kita mau bangun pembangunan listrik lainnya," tambahnya.

Hal ini dilakukan PLN Disjaya agar pelanggan dapat menikmati listrik dengan nyaman. "Ngurus listrik itu gampang-gampang susah, kalau berlebihan jangan, kurang juga jangan," katanya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini