nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selalu Gagal Saat Ajukan Pinjaman Tunai? Ini 3 Alasannya

Risna Nur Rahayu, Jurnalis · Rabu 29 Mei 2019 07:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 29 320 2061634 ini-3-alasan-kenapa-kamu-selalu-gagal-saat-ajukan-pinjaman-tunai-9ROof34l91.jpg Ilustrasi pinjaman (Foto: Ist)

SAAT ini, ada banyak sekali opsi yang bisa dipilih untuk mengajukan pinjaman tunai. Mulai dari bank konvensional hingga layanan keuangan berbasis teknologi alias fintech. Opsi yang kedua makin lebih banyak dipilih karena proses pengajuan lebih mudah dan cepat ketimbang lembaga keuangan konvensional.

Namun demikian, bukan berarti semua orang berhasil disetujui ketika mengajukan pinjaman lewat fintech. Banyak juga yang gagal mendapatkan pinjaman karena sejumlah alasan di bawah ini.

Pendapatan belum sesuai persyaratan

Sama seperti bank, fintech kredit online juga memiliki persyaratan yang harus dipenuhi nasabah. Salah satunya adalah minimum pendapatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa nasabah bisa mengembalikan dana yang dipinjam. Sayangnya, tak jarang orang belum memiliki pendapatan yang sesuai persyaratan ketika mengajukan pinjaman. Lembaga kredit tentunya akan menolak mereka yang belum bisa memenuhi persyaratan. Untuk itu, sebelum mengajukan, pastikan pendapatan bulananmu sudah sesuai persyaratan ya! Tak hanya itu, penuhi juga persyaratan-persyaratan lainnya.

Jumlah cicilan lebih besar dari pendapatan

Ketika mengajukan pinjaman tunai lewat fintech, mereka akan mengecek kondisi keuangan calon debitur terlebih dahulu. Mulai dari pendapatan, hingga jumlah utang yang dimiliki. Apabila ketika dicek ternyata kamu sebagai calon debitur memiliki jumlah cicilan yang lebih besar dari pendapatan, tentu lembaga kredit akan mempertimbangkan kembali untuk memberikan pinjaman kepadamu. Logikanya, bagaimana caranya kamu bisa membayar kembali dana tersebut, ketika pendapatanmu sudah habis untuk membayar cicilan di tempat lain?

Tidak memiliki catatan keuangan resmi di bank

Untuk bisa mengajukan pinjaman tunai, baik itu di lembaga konvensional maupun di lembaga online, kamu harus memiliki catatan keuangan resmi di bank. Sebab, dari sanalah mereka akan menilai apakah kondisi keuanganmu cukup baik untuk diberikan pinjaman, atau tidak. Paling tidak, kamu harus memiliki rekening tabungan di bank. Karena jika tidak, kamu pastinya akan sulit mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan resmi manapun.

Itu dia sejumlah hal yang bisa membuat pengajuan pinjaman tunai-mu ditolak oleh lembaga pinjaman online. Pastikan untuk memenuhi semuanya terlebih dahulu ya! Setelah itu, kamu bisa mengajukan pinjaman. Jangan lupa juga untuk mengajukan di lembaga kredit online yang tepercaya.

Salah satu fintech tepercaya yang bisa dipilih adalah Kredivo. Memiliki cara kerja yang mirip dengan kartu kredit, bentuk pinjaman yang diberikan Kredivo berbentuk limit kredit mencapai Rp30 juta, untuk digunakan belanja online dan offline, serta untuk dicairkan dalam bentuk tunai. Bunga yang dikenakan Kredivo untuk belanja mulai dari nol persen untuk tenor 30 hari, atau 2,95 persen per bulan untuk tenor 3, 6, dan 12 bulan. Sedangkan untuk pinjaman tunai, bunga yang dikenakan mulai dari 2,95 persen hingga 4 persen per bulan untuk tenor 3 hingga 6 bulan. Kredivo telah mengantongi izin OJK, sehingga tak perlu diragukan keamanannya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini