Operator Bus Jangan Naikkan Tarif Seenaknya!

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 29 Mei 2019 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 29 320 2061965 operator-bus-jangan-naikkan-tarif-seenaknya-vTNUmy7U8I.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Kementerian Perhubungan memberikan imbauan kepada operator bus untuk tidak menaikkan tarif seenaknya saat arus mudik dan balik Lebaran. Himbauan tersebut seiring adanya laporan bahwa harga tiket bus mahal.

Direrktur Angkutan dan Multi Moda Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Ahmad Yani mengatakan, pemerintah sudah mengatur mengenai harga tiket bus. Dalam aturan tersebut, pemerintah menerapkan Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB).

Baca Juga: Dear Pemudik, Ini Titik Rawan Kemacetan saat Mudik Lebaran

"Untuk tarif bus, memang ada TBA dan TBB," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (29/5/2019).

Menurut Yani, para operator bus diminta untuk menaati peraturan yang sudah ditetapkan. Jika belum juga ditaati juga, pemerintah akan menyiapkan sanksi kepada para operator bis tersebut.

Oleh karena itu, pemerintah akan terus melakukan survei lapangan untuk mengecek pergerakan harga tiket bus yang dibeli oleh masyarakat.

Baca Juga: Pemudik dengan Pesawat Terbang Turun, Maskapai Tetap Minta Extra Flight

"Tarif ekonomi itu kita melakukan survei pada saat Lebaran ada pengamatan adakah perusahaan yang melewati TBA atau tidak," jelasnya.

Jika dari survei lapangan ditemukan ada penyedia angkutan bus yang melanggar alias memberikan tarif di luar koridor TBA maupun TBB. Yani menegaskan jika perusahaan tersebut akan diberi sanksi.

"Kalau ada di mudik Lebaran 2019 kita proses bisa sampai cabut izinnya," ucapnya

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini