nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembukaan PPPK Molor, Pendaftaran CPNS 2019 Juga Ikut Mundur?

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 01 Juni 2019 19:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 01 320 2062933 pembukaan-pppk-molor-pendaftaran-cpns-2019-juga-ikut-mundur-leIX6itW8T.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Penerimaan Pegawai Pemerintah setara PNS alias Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terancam mundur. Padahal, semula PPPK ini akan dibuka pada Juli 2019.

Mundurunya pembukaan PPPK juga bisa berdampak kepada pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. CPNS 2019 sendiri rencananya akan dibuka pada Oktober 2019.

"Kita sih masih berharap tepat waktu jadi sebelum pada saat agustus mungkin nanti kalau yang pns umum Oktober," ujar Kepala BKN Bima Hari Wibisana saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Sabtu (1/6/2019).

Saat ini sendiri pemerintah masih fokus pada pembukaan CPNS untuk sekolah kedinasan. Setelah itu, pemerintah akan melakukan tes CPNS 2018 khusus putra-putri Papua.

Setelah seuruh prosesnya rampung, barulah PPPK akan dibuka untuk umum. Setelah PPPK tahap kedua juga rampung, barulah CPNS 2019 akan dibuka untuk sekitar 100.000 formasi.

"Nah itu belum, jadi sekarang ini kita masih belum selesai melakukan ujian cpns untuk sekolah tinggi kedinasan. Kalo itu selesai nanti ada ujian untuk Papua yang belum dilakukan tahun lalu. Setelah itu ujian PPPK. Setelah PPPK selesai baru CPNS umum," jelasnya

Disisi lain, pemerintah juga masih belum menyelesaiakan proses PPPK tahap 1 yang dibuka pada Februari 2019. Asal tahu saja PPPK tahap 1 sendiri dikhususkan untuktenaga medis dan juga pendidikan.

Saat ini sendiri lanjut Bima, pihaknya masih melakukan penetapan NIP. Setelah itu, dirinya harus melakukan koordiasi terlebih dahulu dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk membayar gajinya.

"Kita sudah mulai melakukan penetapan NIPnya. Tapi memang tiak semuanya cepat karean ketergantungan dari anggaran daerahnya. mudah-mudahan semuanya bisa masuk ketersediaan APBDuntuk membayar gaji PPPK," jelasnya

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini