Dolar Masih Lesu di Tengah Perlambatan Data Pekerjaan AS

Sabtu 08 Juni 2019 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 08 278 2064440 dolar-masih-lesu-di-tengah-perlambatan-data-pekerjaan-as-EmRPaOFO8A.jpg foto: ilustrasi Shutterstock

NEW YORK - Kurs dolar AS turun tajam terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena laju pertumbuhan lapangan pekerjaan AS melemah bulan lalu, memicu kekhawatiran atas potensi perlambatan ekonomi di negara itu.

Total penggajian pekerjaan nonpertanian naik tipis 75.000 pada Mei dan tingkat pengangguran tetap di 3,6%, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat (7/6/2019). Demikian dikutip dari Antaranews, Sabtu (8/6/2019).

Pertumbuhan tipis itu di bawah rata-rata kenaikan pekerjaan bulanan 164.000 tahun ini, yang juga lebih rendah dari kenaikan rata-rata 223.000 per bulan tahun lalu, kata biro dalam sebuah laporannya.

Baca Juga: Dolar AS Jatuh Usai Bank Sentral Eropa Tahan Suku Bunga Acuannya

Para analis mengatakan, sedikit pertumbuhan lapangan kerja itu kurang sekitar 100.000 pekerjaan yang dibutuhkan setiap bulan untuk mendukung pertumbuhan populasi usia kerja.

Meskipun tingkat pengangguran sedikit berubah, jumlah orang yang menganggur kurang dari lima minggu meningkat 243.000 menjadi 2,1 juta pada Mei, menyusul penurunan pada April, menambah kekhawatiran atas pasar tenaga kerja yang "hangat-hangat kuku".

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,51% menjadi 96,5515 pada akhir perdagangan, sebut Xinhua.

Baca Juga: Dolar Melemah Usai The Fed Memperingatkan soal Melambatnya Ekonomi AS

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1337 dari USD1,1273 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2739 dari USD1,2690 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7003 dari USD0,6976.

Dolar AS dibeli 108,16 yen Jepang, lebih rendah dari 108,44 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9868 franc Swiss dari 0,9912 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3271 dolar Kanada dari 1,3370 dolar Kanada.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini