Meskipun tingkat pengangguran sedikit berubah, jumlah orang yang menganggur kurang dari lima minggu meningkat 243.000 menjadi 2,1 juta pada Mei, menyusul penurunan pada April, menambah kekhawatiran atas pasar tenaga kerja yang "hangat-hangat kuku".
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,51% menjadi 96,5515 pada akhir perdagangan, sebut Xinhua.
Baca Juga: Dolar Melemah Usai The Fed Memperingatkan soal Melambatnya Ekonomi AS
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1337 dari USD1,1273 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2739 dari USD1,2690 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7003 dari USD0,6976.
Dolar AS dibeli 108,16 yen Jepang, lebih rendah dari 108,44 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9868 franc Swiss dari 0,9912 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3271 dolar Kanada dari 1,3370 dolar Kanada.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.