Polana menganalisis, sejumlah sekolah mengadakan ujian sekolah usai Lebaran, sehingga memungkinkan masyarakat tidak banyak yang bepergian menggunakan pesawat.
"Liburan sekolah tahun ini waktunya tidak bersamaan dengan liburan Lebaran seperti tahun lalu. Ini analisis saya," katanya.
Bukan hanya penurunan penumpang saat arus mudik dan balik, penurunan secara nasional saat arus mudik balik 29 Mei-7 Juni 2019 juga dialami oleh pergerakan pesawat yang turun 22%, kargo turun 48%, dan bagasi turun 50%.
Kemenhub, katanya, saat ini sedang mengevaluasi penyebab turunnya penumpang angkutan udara secara nasional apakah karena harga tiket mahal atau ada perpindahan menggunakan angkutan transportasi, khususnya di Pulau Jawa setelah ada tol TransJawa.
Baca Juga: Ada Diskon Tarif bagi Pemudik dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak