Data yang ada menunjukkan 54.000 apartemen baru yang dibangun di Sydney selama 2018 dan 2019 akan siap dihuni akhir tahun ini, menyebabkan kelebihan pasokan.
Ekonom dari My Housing Market Andrew Wilson menjelaskan kondisi ini telah menciptakan apa yang dikenal sebagai fenomena "apartemen hantu" (ghost tower apartments).
"Kita telah mengalami booming apartemen besar-besaran di Sydney, dan sekarang berada di puncaknya," kata Dr Wilson kepada wartawan ABC Nick Sas.
Dia menambahkan, kondisi lesu ini juga lebih diperparah lagi dengan kurangnya penyewa apartemen-apartemen tersebut.
"Semua faktor ini memunculkan gedung-gedung apartemen kosong," jelas Dr Wilson.
CEO SQM Research Louis Christopher secara terpisah menjelaskan faktor lain yang mendorong terciptanya fenomena "apartemen hantu" yaitu tindakan investor asing membeli properti untuk disimpan saja, menunggu harga naik lalu melepasnya.
"Seperti membeli sebatang emas," katanya. "Mereka membeli lalu menyimpannya."
Menurut Christopher beberapa investor memang lebih suka membiarkan propertinya kosong sehingga lebih mudah menjualnya kembali ketika kondisi pasar berubah.
Pemerintah sebenarnya telah berusaha mengatasi situasi ini. Pada Desember 2017, Pemerintah Federal mulai mengenakan pajak atas apartemen milik asing yang dibiarkan kosong atau hanya disewa kurang dari enam bulan dalam setahun.
Namun, aturan ini hanya berlaku bagi properti yang dibeli setelah Mei 2017 ketika booming properti di Sydney sudah lewat.
Pengembang apartemen terbesar di Sydney, Meriton, mengatakan fenomena "apartemen hantu" tidak menjadi masalah.
Perusahaan ini malah menuding masalah terbesar justru lahan luas yang dapat dikembangkan karena faktor birokrasi.
Pengembang lainnya, Dyldam, yang fokus di wilayah Sydney barat kepada ABC mengatakan pihaknya tetap melakukan pembangunan di wilayah itu.
Tiga dari empat bangunan apartemen mereka, terdiri atas 279 unit, sekarang sudah rampung dan telah "dihuni".
Pengamat properti Trent Wiltshire juga melihat situasi sudah menunjukkan tanda-tanda membaik.
Dia merujuk tindakan bank sentral RBA menurunkan suku bunga pinjaman belum lama ini.
Namun dia mengakui catatan penjualan di lembaganya menunjukkan awal tahun 2019 jumlah transaksi perumahan mencapai level terendah dalam dua dekade.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.