nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Bertele-tele, Tambahan Anggaran Kemenperin Rp2,88 Triliun Disetujui DPR

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 17 Juni 2019 16:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 17 20 2067412 tak-bertele-tele-tambahan-anggaran-kemenperin-rp2-88-triliun-disetujui-dpr-XmWX4wJP77.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) menyetujui usulan tambahan anggaran sebesar Rp2,88 triliun untuk Kementerian Perindustrian. Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Kerja anggaran kementerian lembaga (RKA KL) dan rencana kerja pemerintah (RKP) Kementerian Perindustrian 2020.

Ketua Komisi VI DPR Teguh Juwarno mengatakan, Komisi VI menerima usulan tambahan anggaran Kementerian Perindustrian Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp2,889 triliun . Selanjutnya, pihaknya akan menyampaikan usulan tambahan anggaran Kementerian Perindustrian ke Badan Anggaran untuk disinkronisasi.

 Baca Juga: Tanpa Menteri Rini, DPR Setujui Anggaran Kementerian BUMN Rp345 Miliar

Di samping itu pihaknya juga menerima pagu indikatif anggaran Kementerian Perindustrian Tahun Anggaran 2020 berdasarkan Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Nomor S-338/MK.02/2019 dan B-241/M.PPN/D.8/KU.01.01/04/2019 tanggal 29 April 2019 sebesar Rp 2,95 triliun.

Komisi VI mengapresiasi realisasi anggaran Kementerian Perindustrian Tahun 2018 sebesar Rp2,62 triliun atau 92,28% dari pagu anggaran Rp2,84 triliun.

"Tiga kesimpulan bisa kita terima untuk selanjutnya kita kepada Badan Anggaran," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (17/6/2019)

Sebelumnya, Menteri Perindsutrian Airlangga Hartarto mengusulkan tambahan anggaran kepoda komisi VI. Adapun anggara tambahan yang diusulkan adalah sebesar Rp2,88 triliun.

Menurut Airlangga ada beberapa alasan mengapa dirinya meminta tambahan anggaeran kepada komisi VI untuk Kementerian Perindustrian. Alasan pertama adalah karena pagu anggaran Kementerian Perindustrian mengalamii penurunan dari Rp3,5 triiun pada tahun 2019 hanya Rp2,9 triliun pada tahun 2020.

 Baca Juga: Menperin Minta Tambahan Anggaran Rp2,88 Triliun

Menurut Airlangga, dengan berkurangnya pagu anggaran dikhawatirkan berdampak pada capaian target yang sudah ditetapkan. Apalagi pada 2020, pihaknya akan memulai rangkaian agenda Making Indonesia 4.0.

Sebagai salah satu contohnya adalah pihaknya menargetkan net ekspor 5-10% dari produk domestik bruto (PDB). Di samping itu, dirinya juga menargetkan penambahan 10 juta lapangan kerja dan penambahan pertumbuhan PDB 1-2% per tahunnya.

“Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran Rp2,88 triliun," ucapnya

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini