nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Borneo Olah Sarana Targetkan Produksi 800 Ribu MT

Selasa 18 Juni 2019 11:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 18 278 2067729 borneo-olah-sarana-targetkan-produksi-800-ribu-mt-tQScGXP22A.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Emiten produsen batu bara berkalori tinggi PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) optimis mampu memacu produksi batubaranya secara maksimal pada semester II-2019. Hingga akhir Mei 2019, BOSS telah merealisasikan produksi batubaranya sekitar 130 ribu metrik ton atau meningkat 46% dibanding periode yang sama tahun 2018 yang sebesar sekitar 90 ribu metrik ton.

Baca Juga: Borneo Olah Sarana Sukses Patok Harga IPO Rp400 Per Saham

Dilansir dari Harian Neraca, Selasa (18/6/2019), Direktur Keuangan BOSS Widodo Nurly Sumady mengungkapkan, perseroan genjot produksi tahun ini karena prasarana dan infrastruktur sudah siap dengan tujuan meningkatkan pendapatan agar bisa naik dua kali lipat tahun ini. Prasarana dan infrastruktur yang dimaksud antara lain: armada alat berat (excavator, grader, dozer, dan dump truck) serta persiapan infrastruktur pendukung produksi seperti floating conveyor di sungai Mahakam. BOSS menargetkan dapat berproduksi 800,000 MT tahun ini.

Selain itu, guna mendukung aktivitas produksi dari sisi pendanaan, pada Mei 2019, BOSS mendapat pendapatan dari Bank Panin senilai Rp55 miliar dan USD8,7 juta setelah sebelumnya mendapat pembiayaan untuk pembelian alat berat senilai USD2,9 juta dari BRI Multifinance di bulan April 2019. Selama kuartal pertama 2019, BOSS berhasil meraih penjualan bersih sebesar Rp101.78 miliar, atau naik 66% dibandingkan penjualan bersih di periode sama tahun sebelumnya senilai Rp61,14 miliar.

ihsg

Sementara itu, beban pokok penjualan meningkat menjadi Rp58,38 miliar dibandingkan Rp38,44 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tersebut dikarenakan pengaruh peningkatan beban produksi dan pengembangan wilayah tambang oleh perusahaan. Di akhir Maret 2019, BOSS berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih yang signifikan sebesar Rp12,60 miliar pada kuartal pertama 2018, atau naik 855% jika dibandingkan dengan pencapaian laba bersih Perseroan sebesar Rp1,32 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Asal tahu saja, jenis batu bara yang diproduksi BOSS merupakan batu bara kalori tinggi dengan kadar abu dan sulfur yang rendah. Hal ini menjadi keunggulan perusahaan untuk bisa memasuki pasar Jepang atau negara maju lainnya yang memiliki pembangkit listrik dengan karakteristik batubara yang dihasilkan BOSS.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini