Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

15 Juta UMKM Sudah Go Digital

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 19 Juni 2019 |14:45 WIB
15 Juta UMKM Sudah <i>Go</i> Digital
foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mulai menunjukan eksistensinya. Selain berkontribusi besar terhadap ekonomi negara, kini UMKM mulai bertransformasi menuju digital.

Ketua Asosiasi UMKM Indonesia Muhammad Ikhsan Ingratubun mengatakan, hingga 2019 sudah ada 15 juta UMKM yang sudah go digital. Angka tersebut masih akan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan UMKM setiap tahunnya.

“Untuk tahun 2019 saja ada 15 juta UMKM yang sudah go digital, dan itu akan terus meningkat,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Ikhsan menjelaskan, sektor UMKM saat ini bahkan sudah ada beberapa yang menjadi startup besar. Meskipun dirinya tidak menyebutkan secara detail nama UMKM yang sudah menjadi startup tersebut.

Baca Juga: Gandeng Gojek, Pemprov Siap Bantu UMKM Jawa Barat Naik Kelas

“Makin banyak juga startup yang muncul. Dan mereka ada yang kerja di luar, dan ada yang di dalam,” ucapnya.

Sementara itu, data per 2018 sektor UMKM menyumbang Rp8.400 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka tersebut setara dengan 60% dari Rp14.000 triliun PDB Indonesia di 2018.

Selain itu, lanjut Ikhsan, kontribusi lainnya UMKM terhdap perekonomian Indonesia adalah pada tenaga kerjanya. Untuk tenaga kerja, UMKM berhasil menyerap 121 juta tenaga kerja.

Angka tersebut sekitar 96% dari serapan tenaga kerja Indonesia di 2018 yang sebesar Rp170 juta. Atau secara pertumbuhan, mengalami pertumbuhan 5% setiap tahunnya.

Baca Juga: Produk UKM Didorong Masuk Pasar Eropa

“Yang penting lagi itu tenaga kerja. UMKM itu menyumbang 96% dari 170 juta tenaga kerja atau sekitar 121juta. Pertumbuhannya tiap tahun 5%,” jelasnya

Menurut Ikhsan, angka serapan tenaga kerja tersebut akan semakin meningkat lagi kedepannya Apalagi dengan adanya beberapa startup kecil juga yang mulai menjamur seiring dengan berkmebangnya teknologi digital.

“Apalagi saat ini perubahan market melalui online. Personal ex semakin dibutuhkan. Suka atau tidak suka kita akan melakukan transforamsi. Mereka kan semakin banyak yang berkeliaran,” jelasnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement