Pendapatan Naik, AirAsia Masih Merugi Rp93 Miliar

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 24 Juni 2019 18:33 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 24 278 2070326 pendapatan-naik-airasia-masih-merugi-rp93-miliar-BCJzNKs47N.jpg Foto: Taufik Okezone

JAKARTA - PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) mencatat pendapatan kuartal I-2019 naik sebesar 58% menjadi Rp1,3 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp843 miliar.

"Kuartal I-2019, kami mengalami banyak perubahan yang mengarah pada improvement atau perbaikan," ujar Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan usai Rapat Umun Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose di Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta, Senin (24/6/2019).

 Baca Juga: Diamuk Penumpang di Bandara Soetta, Ini Penjelasan Manajemen AirAsia

Dia menjelaskan bahwa perusahaan AirAsia masih mencatatkan kerugian. Perusahaan masih mencatatkan rugi usaha sebesar Rp79,3 miliar. Tapi baiknya kinerja AirAsia ini ditopang kenaikan penumpang yang terbang bersamanya.

"Di mana okupansi kursi 87% di triwulan I 2019. Biasanya pada triwulan I masa low season tahun lalu hanya 81%," ungkap dia.

Berdasarkan laporan keuangan AirAsia pada kuartal I-2019, AirAsia masih tercatat membukukan rugi bersih senilai Rp93,79 miliar. Jumlah tersebut turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp218,67 miliar.

 Baca Juga: AirAsia Tarik Penjualan Tiket, Ini Kata Traveloka

Dia menuturkan hal itu bisa dibuktikan komitmen selalu ada untuk masyarakat dengan memberikan harga terjangkau dengan average fare atau tarif rata-rata yang dilakukan oleh AirAsia.

"Jadi rata-rata harga tiket pada kuartal I-2019 yang awalnya Rp580 ribu menjadi Rp563 ribu," ungkap dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini