nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Lirik Kerjasama di Sektor Perumahan dan Kereta Api di Arab Saudi

Sabtu 29 Juni 2019 17:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 29 320 2072591 presiden-jokowi-lirik-kerjasama-di-sektor-perumahan-dan-kereta-api-di-arab-saudi-b20LjbVE7B.jpeg Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekertariat Presiden

JAKARTA - Presiden Joko Widodo bertemu dengan Pangeran Arab Saudi Mohammad bin Salman di sela-sela KTT G-20 di Osaka, Jepang. Dalam pertemuan tersebut ada beberapa hal yang dibahas oleh dua pimpinan negara tersebut.

Salah satunya adalah keingan Presiden Jokowi untuk turut berpartisipasi dalam revolusi ekonomi untuk mencapai visi Saudi 2030. Indonesia siap membantu Kerajaan Arab Saudi untuk membangun rumah ataupun konstruksi lainnya.

Apalagi Saat ini Indonesia memiliki dua BUMN yaitu Wijaya Karya dan Waskita Karya yang telah berpengalaman dan memiliki kantor perwakilan di Arab Saudi.

“Saya sampaikan BUMN konstruksi Indonesia siap untuk mendukung pembangunan di sektor perumahan ataupun untuk konstruksi proyek-proyek NEOM,” ujar Jokowi dikutip dari Antaranews, Sabtu (29/6/2019).

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan minat Indonesia untuk terlibat dalam proyek sektor perkeretaapian Arab Saudi. Untuk itu, Presiden ingin agar tim dari kedua pihak bisa bertemu untuk membahas hal ini secara khusus.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas mengenai kerjasama kedua negara di bidang energi. Dalam pembahasan tersebut, kedua menyingung masalah kerja sama antara Pertamina dengan Aramco.

Kedua Menteri luar negeri kedua negara telah membahasnya di Jeddah dan bersepakat untuk mendorong pertemuan tingkat menteri kedua negara.

Sebagai tindak lanjutnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati telah melakukan pertemuan dengan Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih di sela-sela Pertemuan Menteri Energi G20, 16 Juni 2019 di Jepang.

Diharapkan pembahasan kerja sama sudah dapat selesai pada bulan Oktober 2019 sehingga kerja sama dapat segera dilakukan.

Tak hanya itu, Indonesia juga siap untuk mengirimkan tim untuk membahas kerja sama lain, misalnya di bidang petrokimia.

Selain itu, pembahasan jugamencakup rencana pembentukan Dewan Konsultasi Tingkat Tinggi yang diusulkan pihak Arab Saudi.

Sebagai tindak lanjut dari keseriusan Indonesia dalam hal itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah membahasnya dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Ibrahim bin Abdulaziz Al-Assaf saat keduanya bertemu di sela-sela pertemuan OKI di Jeddah, 29 Mei 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini