nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LinkAja Bisa Jadi Unicorn?

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 03 Juli 2019 08:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 03 320 2073962 linkaja-bisa-jadi-unicorn-GywcuckDAh.jpg Foto: LinkAja (Okezone)

JAKARTA – Aplikasi financial technology (fintech) milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), LinkAja, diharapkan menjadi salah satu unicorn atau perusahaan rintisan (startup) yang mempunyai nilai valuasi sebesar USD1 miliar.

Menteri BUMN Rini M. Soemarno mengatakan, peluncuran LinkAja ini sebagai pemer satu transaksi digitalnya Himpunan Bank-bank Negara (Himbara). Selain itu, dia optimistis kehadiran LinkAja bisa menjadi unicorn baru kebanggaan anak bangsa.

“Payment gateway system ini dihubungkan dengan sistem per bankan bank-bank BUMN. Bukan hanya e-wallet saja, bagi yang belum punya rekening bank BUMN sudah bisa tinggal transfer. Tapi, kalau yang punya bisa dipakai untuk debit card, jadi ini mempermudah,” kata Rini di Jakarta, kemarin.

 Baca Juga: Jusuf Kalla dan Menteri BUMN Hadiri Peluncuran Aplikasi Keuangan LinkAja

Kementerian BUMN resmi meluncurkan aplikasi fintech milik BUMN, LinkAja, di Plaza Selatan Gelora Bung Karno, Jakarta. Peluncuran ini sebagai hasil dari sinergi berbagai produk keuangan elektronik BUMN.

LinkAja memiliki misi un tuk memberikan akses layanan keuangan yang men jang kau seluruh lapisan masyarakat Indonesia dalam mendorong peningkatan inklusi keuangan dan suksesnya Gerakan Nasional Nontunai (GNNT).

Rini menjelaskan, saat ini LinkAja sudah bisa digunakan di luar negeri, yaitu Singapura. Hal ini karena tenaga kerja Indonesia (TKI) di Singapura banyak sehingga lebih memu dahkan transaksi atau mengirimkan uang ke daerahnya.

 Baca Juga: Resmi Meluncur, Ini Kelebihan LinkAja Dibanding OVO dan Go-Pay

Namun, Rini juga menegaskan, negaranegara lain juga sedang dijajaki kerja sama dengan LinkAja, seperti Hong Kong, Taiwan, dan Malaysia. “Karena di negaranegara itu banyak tenaga kerja Indonesia,” katanya.

LinkAja menghadirkan beragam fitur dan layanan transaksi pembayaran di lebih dari 150.000 merchant dan akan terus bertambah, pembayaran di lebih dari 400 tagihan dan produk digital, seperti IndiHome, PLN, dan puluhan voucher game online.

Selain itu, bisa digunakan untuk belanja online di lebih dari 20 e-commerce nasional, seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Blanja. LinkAja juga bisa digunakan untuk pembayaran pada berbagai moda trans portasi publik, seperti Bluebird, Railink, Damri, puluhan part ner donasi digital seperti Rumah Zakat dan Baznas, layanan pengiriman uang, hingga fitur-fitur keuangan dan hiburan.

LinkAja memiliki titik CICO (Cash In Cash Out) untuk mengisi saldo dan menarik tunai di lebih dari 100.000 titik di seluruh Indonesia, termasuk di mini market (Indomaret, Alfamart, Alfamidi, dan lainnya), Grapari Telkomsel, puluhan ribu ATM Link Himbara dan jaringan ATM Bersama, dan lebih dari 100.000 jaringan outlet Mitra LinkAja (MiLA).

Fitur unggulan LinkAja yang baru adalah layanan tarik tunai tanpa kartu debit (hanya dengan menggunakan smartphone ) di lebih dari 40.000 ATM Link Himbara. Ini memungkinkan pengguna melakukan penarikan uang instan tanpa harus membawa kartu.

Selain itu, LinkAja juga menjadi satu-satunya uang elektronik di Indonesia melayani remitansi dari pekerja migran Indonesia (PMI) di Singapura yang ingin mengirimkan uangnya kekeluarganya di Tanah Air secara mudah, murah, aman, dan cepat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini