nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Sebut China Siapkan Pendanaan Khusus untuk Indonesia

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 03 Juli 2019 20:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 03 320 2074296 sri-mulyani-sebut-china-siapkan-pendanaan-khusus-untuk-indonesia-nTNoFexpyS.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Reuters)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan hasil pertemuan G-20 yang berlangsung di Osaka beberapa waktu lalu. Khususnya pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping.

Menurut Sri Mulyani dalam pertemuan tersebut china siap membantu Indonesia dalam melakukan pembangunan. Salah satu caranya adalah dengan memberikan spesial fund atan pendanaan khusus.

Asal tahu saja, beberapa perusahaan China sendiri saat ini sudah melakukan kerjasama dengan perusahaan Indonesia dalam meningkatnya investasi.

" Tidak ada diskusi mendalam tapi waktu itu Presiden (Joko Widodo) memang menyampaikan dalam pertemuan sebelumnya, Presiden dengan Xi Jinping disepakati bahwa China bisa mendukung pembangunan di Indonesia dengan membuat special fund," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Baca Juga: Indonesia-Arab Saudi Bahas Kerjasama Energi di KTT G-20

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun mengaku, jika pemerintah tengah mengkaji pendanaan khusus jika rencana itu bisa terwujud. Pasalnya pendanaan khusus ini bakal meningkatkan investasi di Indonesia.

"Saya sekarang sedang lakukan kajian mengenai bentuknya seperti apa, mekanismenya seperti apa, nilainya berapa dan tentu saja dari sisi konsekuensinya biaya, itu semua harus masuk di dalam bentuk apakah, baik itu public to public atau apakah itu private to private, atau BUMN terhdap private, itu kita belum jelas," katanya

Baca Juga: KTT G20, Sri Mulyani: Pajak Ekonomi Digital Bakal Disepakati 2020

Selain itu, dia pun masih menyusun kriteria untuk pendanaan khusus ini. Hal ini dilakukan agar bisa melihat keuntungan dan inplikasi yang didapat.

" Nama insentif atau enggak kan tidak jelas. Artinya funding-nya saja dulu didefinisikan seperti apa dan kriteria jumlahnya beberapa, kriteria penggunaanya siapa, dan bagaimana implikasinya, itu nanti yang akan kita liat," kata dia.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini