nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AP I Tawarkan 2 Alternatif Skema Insentif untuk Maskapai Berbiaya Murah

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 05 Juli 2019 17:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 05 320 2075154 ap-i-tawarkan-2-alternatif-skema-insentif-untuk-maskapai-berbiaya-murah-uSJWwC9wqb.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) akan mendukung penuh kebijakan pemerintah untuk menyediakan harga tiket pesawat murah bagi masyarakat. Serangkain insentif sudah disiapkan oleh operator bandara milik Pemerintah tersebut.

Baru-baru ini, Pemerintah mengumumkan akan ada penurunan harga tiket maskapai berbiaya murah (Low Cost Carrier/LCC) sebesar 50% dari tarif batas atas pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu pada jam 10.00-14.00 waktu setempat.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, pihaknya masih mengkoordinasikan insentif yang tepat diberikan pengelola bandara ke maskapai LCC dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Dirinya belum bisa menyebutkan insentif apa, sebab harus diputuskan dalam rapat lanjutan dengan Kemenko bidang Perekonomian.

"Prinsipnya, baik Angkasa Pura I maupun Angkasa Pura II men-support apa yang dicanangkan oleh pemerintah untuk membantu LCC agar harganya bisa diturunkan lebih," ujarnya di Yogyakarta, Jumat (5/7/2019).

Baca Juga: Menhub: Penerbangan Murah untuk Semua Rute

Saat ini sudah ada dua alternatif skema insentif yang disiapkan. Pertama adalah pemberian diskon landing fee untuk maskapai yang menyediakan penerbangan murah hingga 100%.

Namun diskon tersebut sifatnya hanya untuk jam tertentu dan penerbangan tertentu sesuai dengan diskon yang maskapai berikan kepada masyarakat.

"Tapi di jam-jam tertentu yang ditentukan oleh Angkasa Pura I, terutama di jam jam yang periodenya periode low, itu bisa kita berikan sampai free 100%," ucapnya.

Lalu insentif kedua adalah dengan pemberian diskon sebesar 10% terjadap seluruh penerbangan maskapai LCC di bandara milik Angkasa Pura I. Namun, keputusan tersebut masih menunggu arahan dari Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution.

"Jadi kita ada kontribusi yang akan dikeluarkan secara langsung terhadap mereka yang sekarang ini masih pembahasan dan saya sendiri belum tahu, nanti keputusan finalnya seperti apa. Tapi prinsipnya kita support lah," kata Faik

Baca Juga: Harga Tiket Akan Diturunkan Pemerintah, Saran Bos AirAsia: Jangan Terlalu Mengatur!

Meski begitu, dia melanjutkan, biaya kebandaraan yang dikenakan pengelola bandara, yaitu Angkasa Pura sebetulnya tidak terlalu signifikan terhadap cost maskapai.

"Kontribusi Airport cost ini kan sebenarnya di bawah 1% dari total cost-nya airlines. Tapi karena spirit-nya untuk membantu, kita siapkan dukungan terhadap mereka. Kan banyak, (ada insentif) dari fuel-nya nanti terus dari AirNav juga,” jelas Faik.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini