Dia menuturkan bahwa Partai Gerindra menginginkan Pemerintah untuk menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat seperti masa kepemimpinan Presiden Habibie.
Saat ini, utang pemerintah mencapai Rp4.571 triliun hingga akhir Mei 2019. Posisi utang saat ini mengalami peningkatan dari April 2019 yang sebesar Rp4.528 triliun.
Begitu juga dibandingkan dengan Mei 2018 mengalami peningkatan dari posisi Rp4.169 triliun. Namun, realisasi itu setara 29,72% dari Produk Domestik Bruto (PDB), masih di bawah batas 60% dari PDB.
(Feby Novalius)