JAKARTA – Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) terpilih Destry Damayanti diharapkan bisa berperan dalam membantu mendorong perekonomian dan investasi serta memperdalam produk keuangan.
Ekonom yang sebelumnya men jabat sebagai dewan komisi oner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu diminta agar tidak menjaga jarak dengan pasar. Selain itu Destry di harapkan bisa melakukan komuni asi dan mampu menyerap aspirasi dari perbankan.
Baca juga: Sederet PR Destry Damayanti Jadi Deputi Gubernur Senior BI
“Kita inginkan investasi luar ngeri dan BI memiliki peran yang besar dengan mem per dalam produk keuangan,” ujar Ketua Komisi XI DPR Melchias Mar kus Mekeng di Jakarta kemarin.
Mekeng menambahkan, DPR ingin agar BI ke depan lebih cepat mengantisipasi gejolak ekonomi global. Salah satunya melalui respons kebijakan su ku bunga acuan agar disesuaikan dengan kondisi per ekonomi an Indonesia.
Baca juga: Komisi XI Sindir Pencalonan Tunggal Deputi Gubernur Senior BI
Kemarin, Komisi XI DPR resmi menyetujui Destry Damayanti menjadi DGS BI menggantikan Mirza Aditya swa ra yang akan habis masa ja batannya pa - da 24 Juli 2019. Per setujuan pen calonan Destry di peroleh se cara aklamasi. Seluruh fraksi di DPR menyetujui pencalonan tersebut.
Menurut Mekeng, Komisi XI tidak perlu melakukan pemungutan suara (voting ) karena setelah tiap fraksi partai politik melakukan lobi internal didapatkan persetujuan dari sem bi lan fraksi partai politik yang ha dir.
Baca juga: Menanti Destry Damayanti Jadi Deputi Gubernur Senior BI
Rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test ) terhadap Destry dimulai sejak 1 Juli 2019. Saat uji kelayakan, Destry memaparkan rencana kebijakan bertema “Menjadi Bank Sentral yang Adaptif dan Inovatif”.
Dalam paparannya, Destry mengatakan bahwa saat ini Bank Sentral perlu bersikap inovatif dan adaptif dalam menghadapi kondisi global yang penuh dengan ketidakpastian dan volatilitas yang tinggi. Destry Damayanti diajukan Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal untuk menempati posisi DGS BI periode 2019- 2024.
Sebelum menjadi DGS, Destry adalah anggota Dewan Komisioner LPS. Destry pernah menduduki sejumlah jabatan penting seperti kepala Ekonom PT Bank Mandiri Persero Tbk, direktur Eksekutif Mandiri Institute, dan ketua Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pembe rantas an Korupsi (KPK).
Kepala Ekonom BNI Ryan Kiryanto mengungkapkan, sete lah menjadi DGS BI Destry diharapkan bisa membawa BI menjadi lebih baik serta lebih friendly dengan semua pemangku kepentingan. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah berharap DGS yang baru mampu menjawab tantangan peranan BI dalam men jaga stabilitas serta momentum pertumbuhan ekonomi.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.