nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Diminta Fokus 4 Sektor Ini di Periode Kedua

Senin 15 Juli 2019 14:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 15 320 2079070 jokowi-diminta-fokus-4-sektor-ini-di-periode-kedua-N1td3BVpq4.jpg Jokowi (Antara)

JAKARTA - Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) menyebut ada empat sektor yang bisa menjadi andalan Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dalam lima tahun ke depan untuk membangun iklim investasi.

Wakil Ketua KEIN Arif Budimanta mengatakan empat sektor yang bisa menjadi andalan investasi yakni pertanian, kemaritiman, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

 Baca juga: Soal Pidato Jokowi, Menko Luhut: Beliau Visioner

"Pemerintah harus fokus menggarap sektor hilirisasi pertanian termasuk di bidang kehutanan. Kedua, fokus menggarap maritim termasuk perikanan. Ketiga, bidang pariwisata dan terakhir investasi di bidang ekonomi kreatif," ujar Arif melansir laman antaranews, Jakarta, Senin (15/7/2019).

 Jokowi

Menurutnya, apabila pemerintahan ke depan memfokuskan pengembangan investasi di empat sektor itu, akan memberikan nilai tambah terhadap sumber daya alam Indonesia dan menciptakan lapangan kerja yang sangat terbuka.

 Baca juga: KEIN Sebut Pidato Jokowi Beri Angin Sejuk untuk Iklim Investasi

"Kalau kita bicara pertanian, ekonomi kreatif, maritim, pariwisata, itu semua adalah ekonomi kerakyatan, dan itu semuanya ekonomi sehari-hari yang dikerjakan rakyat Indonesia," kata Arif Budimanta.

Meski begitu, sektor lain pun tidak boleh ditinggalkan begitu saja. Kata dia, pemerintah juga perlu melakukan investasi untuk pengembangan industri, di antaranya investasi petrokimia dan logam dasar.

Selain itu pemerintah juga dinilai perlu berinvestasi di bidang industri teknologi informasi dan komunikasi (ICT). Industri ini masuk dalam tiga besar impor dalam neraca perdagangan di luar migas dan pangan.

"Kita harus berani mengembangkan industri ICT. Kita harus berani mengembangkan industri ICT untuk pengembangan 5G. Contohnya Korea sejak Januari mereka akan mengembangkan 6G, mungkin kita bisa terlibat di sana," kata Arif Budimanta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini