nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KEIN Sebut Pidato Jokowi Beri Angin Sejuk untuk Iklim Investasi

Senin 15 Juli 2019 14:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 15 320 2079053 kein-sebut-pidato-jokowi-beri-angin-sejuk-untuk-iklim-investasi-eCun1swpPa.jpg Jokowi (Antara)

JAKARTA - Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) menilai pidato visi misi Presiden Joko Widodo untuk lima tahun ke depan di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Minggu 14 Juli 2019, memberikan angin segar untuk iklim investasi di Indonesia.

"Pidato Pak Jokowi yang kemarin itu memang menggambarkan satu suasana yang sejuk yah, membangun stabilitas dan memberikan kenyamanan bagi para pelaku pasar," ujar Wakil Ketua KEIN Arif Budimanta melansir laman Antaranews, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (15/7/2019).

 Baca juga: Jokowi Copot Pejabat dan Bubarkan Lembaga Persulit Izin Investasi

Arif mengatakan, setelah pertemuan antara Jokowi dan Prabowo beberapa hari lalu, stabilitas politik di Indonesia sudah dapat dipastikan telah kondusif tak ada lagi kekhawatiran bagi para pelaku pasar.

 Jokowi

Jokowi dinilai telah menjawab keragu-raguan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia dalam lima tahun ke depan. Mereka dianggap masih memiliki kekhawatiran akan situasi politik dalam negeri yang belum stabil.

 Baca juga: Kejar Investasi dan Ekspor, Jokowi Berikan PR ke Gubernur Jateng dan Jatim

"Bahwa lima tahun ke depan adalah lima tahun yang penuh dengan suasana damai sehingga tak perlu ada keragu-raguan untuk melanjutkan atau membuat investasi baru di Indonesia," kata dia.

Dalam pidato yang disampaikan Jokowi juga, semakin menegaskan bahwa pemerintahan selanjutnya akan memangkas regulasi hingga birokrasi yang menghambat investasi.

Menurutnya, birokrasi dan regulasi yang rumit menjadi permasalahan klasik yang selama ini menggerogoti daya saing Indonesia.

Ia menyoroti ada lima syarat untuk menumbuhkan iklim investasi pertama deregulasi, debirokratisasi, peningkatan kualitas SDM, sinergi pusat dan daerah, dan melanjutkan infrastruktur.

"Itu semua prasyarat untuk masuknya investasi di Indonesia" kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini