JAKARTA - Kota-kota di Australia berhasil membalap Singapura sebagai kota terbaik bagi pengusaha wanita. Kota Sydney dan Melbourne mengungguli Singapura dan menempati posisi pertama dan kedua di kawasan Asia Pasifik.
Sebelumnya, pada 2017, Singapura menduduki peringkat pertama kota terbaik bagi pengusaha wanita di Asia Pasifik. Kini posisinya melorot ke peringkat ketiga. Selain itu, Singapura juga turun delapan peringkat dalam daftar global 50 kota terbaik ke posisi 21.
Ternyata, penurunan peringkat Singapura bukan karena kinerjanya yang buruk, tetapi lebih banyak kota-kota lain yang membuat peningkatan signifikan. Demikian seperti dilansir Business Insinder, Selasa (16/7/2019).
Baca Juga: Rekor Tertinggi! 33 CEO Wanita Pimpin Perusahaan Dunia
Pemeringkatan yang dirilis oleh Dell yang didasarkan pada studi global tentang kota terbaik untuk pengusaha wanita yang dilakukan oleh perusahaan teknologi dan IHS Markit.
Tahun ini, Bay Area San Francisco menduduki peringkat pertama kota terbaik untuk pengusaha wanita berkat peningkatan pemberian modal dan bimbingan kepada pengusaha wanita.

Bay Area berhasil menyalip New York City. Namun, Bay Area hanya mencetak 63,7 poin dari total 100 poin. "Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meratakan lapangan untuk wanita", kata Dell.
Baca Juga: 14 Juta Usaha di Indonesia Dikelola Wanita
Menurut Dell, peringkat tersebut didasarkan pada dampak dari kebijakan, program, dan karakteristik setempat di samping hukum dan kebiasaan nasional untuk membantu meningkatkan dukungan bagi pengusaha perempuan dan ekonomi secara keseluruhan.
Secara global, kurangnya dana, biaya hidup yang tinggi, rendahnya keterwakilan wanita dalam peran kepemimpinan dan kurangnya kebijakan yang dipimpin pemerintah yang mendukung wirausaha perempuan adalah di antara hambatan yang paling umum.
Dalam sebuah pernyataan, Dell mengatakan bahwa semua 50 kota dalam daftar meningkat pada sebagian besar indikator dari tahun ke tahun. Di mana Amerika Latin dan Eropa menjadi persentase tertinggi dari kota mereka yang mengalami peningkatan.
Kota-kota diberi peringkat berdasarkan lima karakteristik: akses ke modal, teknologi, bakat, budaya, dan pasar.
Kota-kota Asia lainnya yang diperingkat dalam penelitian ini termasuk Hong Kong (ke-23), Taipei (ke-26), Tokyo (ke-34), Beijing (ke-38), Seoul (ke-41), Bangalore (ke-43), Kuala Lumpur (ke-44), Shanghai (ke-47), Jakarta (49) dan Delhi (50).
Dari semua kota di dunia, Mexico City memiliki peningkatan terbesar, naik dari 45 di 2017 menjadi 29 di tahun ini. Secara khusus, kota ini meningkatkan persentase perempuan dalam pendidikan, di sekolah bisnis terkemuka dan di legislatifnya. "Ini juga meningkatkan program pengadaan vendor perusahaan dan akses ke modal untuk pengusaha perempuan melalui kampanye crowdfunding," kata Dell.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.