nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Pimpin Pertemuan Para Menteri OFID di Austria

Rani Hardjanti, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 19:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 19 20 2081148 sri-mulyani-pimpin-pertemuan-para-menteri-ofid-di-austria-wKXtYAixIu.jpg Sri Mulyani (Kemenkeu)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani bertolak ke Austria sejak Jumat 18 Juli 2019. Menkeu mengemban tugas penting, yaitu memimpin pertemuan para menteri sebagai ketua Ministerial Council dari The OPEC Fund for International Development (OFID).

Sri Mulyani tidak lama-lama di sana. Wanita yang pernah menjadi bos di World Bank itu hanya menghabiskan waktu satu hari. Apa saja yang dilakukan? Berikut pernyataan Sri Mulyani, seperti dikutip dari postingan Facebook resmi miliknya, seperti dikutip Jumat (19/7/2019).

 Baca juga: Dikritik Terlalu Bergantung pada Negara Lain, Ini Pembelaan Sri Mulyani

Hari ini saya memimpin pertemuan para Menteri sebagai ketua Ministerial Council dari OFID (The OPEC Fund for International Development) - sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1975 di Algeria, mengumpulkan sumbangan negara-negara OPEC untuk membantu negara-negara berkembang dan miskin dalam mencapai tujuan pembangunan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kemakmuran.

 

Dana OFID yang merupakan kontribusi negara OPEC dan dan cadangan mencapai USD7,7 miliar dengan total komitmen mencapai USD23,4 miliar dan pencairan pinjaman mencapai USD16,1 miliar untuk pembangunan bidang energi, transportasi, air bersih, proyek pertanian, kesehatan dll untuk berbagai negara di Afrika, Asia, Latin Amerika, dan Timur Tengah dan Eropa.

 Baca juga: Sri Mulyani Sentil Mahasiswa STAN soal Eksklusivitas

Dalam pertemun ini dibahas mengenai strategi OFID ke depan dari segi keuangan dan operasional, dengan perubahan ekonomi dunia yang sangat besar, kebutuhan pembangunan semakin meningkat -sementara ekonomi negara OPEC justru mengalami tekanan berat dengan gejolak harga minyak dan gerakan global untuk mengurangi konsumsi minyak dan gas.

 

Tantangan OFID bagaimana tetap menjadi lembaga pembiayaan pembangunan secara global, tetap relevan, lincah dan fleksibel serta efektif. OFID harus berubah dan reformasi internal untuk mengubah model bisnis, cara kerja, tata kelola, transparansi dan strategi keuangan (pinjaman, hibah dan sumber pendanaan) harus diubah secara fundamental.

 

Dalam pertemuan ini, saya menyampaikan dukungan reformasi OFID kepada Dirjen OFID baru Abdulhamud Al Khalifa dari Saudi Arabia. Saya telah menyelesaikan tugas sebagai pimpinan Ministerial Council dan menyerahkan kepemimpinan selanjutnya kepada Menteri Keuangan Iran Dr Farhan Dejpasand dan wakilnya Menteri Keuangan Iraq Fuad Husain. Saya ucapkan selamat bekerja kepada Dirjen dan seluruh manajemen dan staf OFID.

 

Vienna, Austria, 18 Juli 2019.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini