Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Proyek Ini Bikin Krakatau Steel Rugi hingga Rp10 Triliun

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 23 Juli 2019 |13:24 WIB
   Proyek Ini <i>Bikin</i> Krakatau Steel Rugi hingga Rp10 Triliun
Ilustrasi: Foto Shutterstock
A
A
A

Kemudian, Dewan Komisaris Krakatau Steel juga menyampaikan jika Harga Pokok Produksi (HPP) slab yang dihasilkan project blast furnace ini lebih mahal USD82 juta per jika dibandingkan harga pasar. Jika dilanjutkan untuk diproduksi, 1,1 juta ton per tahun, maka potensi kerugian Krakatau Steel sektiar Rp1,3 triliun per tahun.

“Sejak pertama saya hitung memang HPPnya enggak masuk USD82 per ton kalo itu berproduksi. Sekarang dengan situasi ini dengan disampling opinion saya pemegang saham enggak perlu bereaksi seperti ini,” katanya.

Selain itu, Dewan Komisaris juga menyampaikan usulan jika proyek ini merupakan proyek yang dipaksakan beroperasinya hanya untuk dua bulan kemudian akan dimatikan dengan berbagai macam alasan. Dewan Komisaris juga sudah meminta berkali-kali agar dilakukan audit bisnis maupun audit teknologi untuk mengetahui kehandalannya, keamanannya dan efisien project blast furnace ini.

Di sisi lain, dirinya juga mempertanyakan tidak adanya kepastian siapa yang akan bertanggung jawa terhadap proyek ini. Baik itu tanggung jawab secara teknis, maupun kerugian keuangan, yang sayangnya pernyataan tanggung jawab hanya dibuat oleh level manager dari kontraktor.

“Saya enggak bisa membayangkan kerusakan tehadap Krakatau Steel ini sebesar apa dan enggak ada yang tanggung jawab,” ucapnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement