JAKARTA - Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) ambles 1,5% pada perdagangan sesi I pasca-perusahaan pelat merah ini merilis revisi laporan keuangan 2018 yang mencatatkan rugi Rp2,4 triliun.
Pada perdagangan pukul 11.29 WIB, saham Garuda turun Rp6 atau 1,52% ke level Rp390. Saham Garuda pada pembukaan tadi pagi di level Rp398, dengan level tertinggi Rp398 dan level terendah Rp388. Kapitalisasi pasar mencapai Rp10,1 triliun.
Baca Juga: Revisi Laporan Keuangan 2018, Garuda Indonesia Rugi Rp2,4 Triliun
Seperti yang diketahui, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) kembali merilis laporan keuangan tahun 2018 yang di mana mencatatkan net loss atau rugi bersih USD175,02 juta atau setara Rp2,45 triliun (kurs Rp14.000 per USD).
Laporan keuangan ini direvisi Garuda setelah hasil putusan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar laporan keuangan Garuda Indonesia 2018 perlu disajikan ulang (restatement), serta menindaklanjuti putusan Bursa Efek Indonesia (BEI) agar laporan keuangan kuartal I-2019 Garuda Indonesia juga disajikan ulang.