nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNI Salurkan Kredit untuk Operasional Pelni

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 26 Juli 2019 13:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 26 278 2083853 bni-salurkan-kredit-untuk-operasional-pelni-tCsnqdwZI4.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyiapkan fasilitas kredit yang akan digunakan untuk pendukung kegiatan operasional PT Pelni (Persero).

Hal ini sebagai sinergi BUMN dan komitmen BNI untuk mendukung program pemerintah khususnya dalam bidang layanan penumpang transportasi angkutan laut.

 Baca Juga: Kemudahan Transaksi Valas, BNI dan BI Sosialisasikan DNDF dan LCS

Sinergi antara kedua BUMN tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kredit antara Pemimpin Divisi BUMN dan Institusi Pemerintah (BIN) BNI Babas Bastaman dengan Direktur Keuangan Pelni Tri Andayani di Jakarta hari ini.

Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Direktur Utama Pelni Insan Purwarisya L Tobing dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati.

 Baca Juga: Naik 20%, BNI Salurkan Kredit Rp549 Triliun pada Semester I

Adi Sulistyowati yang akrab disapa Susi menuturkan, BNI siap mendukung kelancaran operasional Pelni melalui fasilitas kredit Cash Loan (CL) dan Non Cash Loan (NCL).

 Selama Lebaran, BNI Cabang Luar Negeri Tetap Melayani Nasabah

Selain fasilitas kredit, pada kesempatan yang lalu BNI telah memberikan kemudahan transaksi bagi penumpang kapal laut dan agen Pelni serta menyediakan mesin Electronic Data Capture (EDC) Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

"Dengan demikian, penumpang kapal laut dapat membeli tiket secara online dan melakukan pembayaran melalui seluruh channel perbankan BNI," katanya seperti dikutip keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (26/7/2019).

 BNI-Pelni

Selain itu, para agen Pelni juga diberikan kemudahan untuk top up deposit melalui BNI virtual account. BNI virtual account memungkinkan Pelni untuk memonitor transaksi yang dilakukan oleh pengguna kapal laut maupun agen Pelni.

"Hal itu membuat proses pemantauan dan pelaporan transaksi yang dilakukan oleh Pelni menjadi lebih cepat dan mudah,” ujar Susi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini