Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siapa Saja Perempuan Pengendali Perusahaan Raksasa Dunia? Ini Dia Orangnya

Koran SINDO , Jurnalis-Minggu, 28 Juli 2019 |10:41 WIB
Siapa Saja Perempuan Pengendali Perusahaan Raksasa Dunia? Ini Dia Orangnya
Foto: Perempuan Hebat Pengendali Perusahaan Raksasa (Koran Sindo)
A
A
A

Namun representasi perempuan dalam kepemimpinan yang masuk di Fortune 500 memang sangat jauh dan perlu waktu yang panjang untuk bisa setara. Pandangan lebih progresif justru diungkapkan Lisa Mann, CEO dan pendiri Think Marketing.

“Perusahaan seharusnya menunjuk perempuan untuk posisi wakil presiden dan eksekutif senior,” dia memberi saran. Bagaimana jika perempuan tidak dilibatkan dalam dewan direksi sebuah perusahaan?

Mann dan kontributor CNBC Suzy Welch mengungkapkan banyak perempuan memilih meninggalkan perusahaan dan mendirikan bisnis sendiri. “Jika kamu mengalami banyak penderitaan dan memiliki keahlian lebih, kamu bisa menjadi seorang entrepreneur,” ujar Welch.

Sementara itu salah satu CEO yang menduduki perusahaan Fortune 500 adalah Marry Barra sebagai chairman dan CEO General Motors (GM). Alumni Universitas Kettering dan Universitas Stanford ini mendapatkan gaji USD21,87 juta. Bara mulai bekerja di General Motors sejak usia 18 tahun. Pada 1980 gajinya digunakan untuk membiayai kuliah. Bara menjabat sebagai CEO General Motors pada Januari 2014 dan menjadi perempuan pertama yang menjadi pemimpin di industri automotif.

November 2018 lalu dia mengumumkan penutupan lima pabrik perakitan dan merumahkan 14.000 karyawannya. Keputusannya ditentang Presiden Donald Trump yang mengancam akan mencabut subsidi pemerintah terhadap GM. Menghadapi perkembangan zaman, Marry Barra mengungkapkan GM selalu bergerak cepat untuk mengikuti perkembangan zaman. Itu jawaban saat dia ditanya jurnal bagaimana GM menyiapkan armada kendaraan otonom pada akhir tahun ini.

Selanjutnya sosok perempuan menarik lainnya adalah Marillyn Hewson. Dia menduduki posisi sebagai chairwoman, president and chief executive officer Lockheed Martin dengan gaji USD21,5 juta.

Alumni Universitas Alabama itu bergabung dengan Lockheed Corporation sejak 1983. Sebelumnya dia pernah memegang berbagai posisi eksekutif di perusahaan tersebut dan sudah menjabat sebagai CEO sejak Januari 2013. Juli 2015 lalu dia mengumumkan akuisisi Sikorsky Aircraft yang memproduksi helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk untuk memberikan kesempatan Lockheed mengembangkan bisnis helikopter.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement